POLMAN – Petinju muda asal Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Akmal, berhasil menembus Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) tinju di Jakarta. Atlet binaan Pertina Polman ini dipersiapkan untuk tampil pada ajang IBA Asian U-23 and Youth Men & Women Boxing Championship Jakarta 2026.
Akmal menjadi satu-satunya petinju asal Sulawesi Barat yang masuk dalam daftar 34 atlet dari seluruh Indonesia yang dipanggil mengikuti Pelatnas. Ia akan turun pada kelas Youth 75–80 kilogram dalam kejuaraan tingkat Asia tersebut.
Ketua Pertina Polewali Mandar, Husain Ismail, membenarkan pemanggilan atlet binaannya untuk mengikuti program latihan nasional tersebut. Menurutnya, pemanggilan Akmal merupakan hasil dari prestasi yang diraih pada berbagai kejuaraan nasional.
“Akmal dipanggil mengikuti Pelatnas bersama 34 atlet dari seluruh Indonesia. Ini menjadi kebanggaan bagi Pertina Polman dan Sulawesi Barat,” kata Husain.
Sebelum berangkat ke Jakarta, Akmal dilepas secara resmi oleh Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, di Rumah Jabatan Bupati Polman pada Selasa (3/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Samsul Mahmud berpesan agar Akmal menjaga kesehatan serta disiplin mengikuti seluruh program latihan selama berada di Pelatnas.
“Jaga kesehatan dan taati arahan pelatih. Ikuti semua aturan di Pelatnas. Ini kesempatan besar bagi Akmal untuk meraih prestasi internasional dan mengharumkan nama Polewali Mandar di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Samsul.
Sementara itu, pelatih tinju Pertina Polman, M Agus R, menjelaskan bahwa pemanggilan Akmal tidak lepas dari prestasi gemilang yang diraihnya pada Kejuaraan Nasional Tinju di Palu tahun 2025, di mana ia berhasil meraih medali emas.
Menurut Agus, Pengurus Pusat Pertina melakukan pemantauan dan seleksi ketat terhadap atlet yang akan dipanggil mengikuti Pelatnas, dengan mempertimbangkan prestasi di berbagai kejuaraan nasional.
“Akmal meraih medali emas di Kejurnas Palu 2025. Itu menjadi salah satu indikator sehingga ia dipanggil mengikuti Pelatnas,” jelas Agus saat ditemui di sela melatih atlet di Sport Center Polewali.
Ia juga mengaku bangga karena anak didiknya mampu menembus Pelatnas. Bahkan, Akmal disebut sebagai petinju pertama asal Sulawesi Barat yang berhasil masuk program latihan nasional tersebut.
Di sisi lain, Akmal mengaku sangat senang dan bangga bisa mendapat kesempatan mengikuti Pelatnas. Baginya, ini merupakan pengalaman pertama mengikuti program latihan tingkat nasional.
Petinju yang saat ini duduk di bangku kelas XI SMAN 1 Polewali itu mengaku mulai menekuni olahraga tinju sejak masih duduk di bangku SMP.
Awalnya, ia hanya mencoba-coba mengikuti latihan tinju di Sport Center Polewali. Namun pelatih melihat potensi yang dimilikinya sehingga mulai diikutkan dalam berbagai kejuaraan.
Sejak saat itu, Akmal mulai mengoleksi sejumlah prestasi. Ia meraih medali emas pada ajang Popda di Kabupaten Mamuju Tengah, kemudian mewakili Sulawesi Barat pada Popnas.
Tak hanya itu, Akmal juga berhasil meraih medali emas pada kejuaraan tinju di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, serta kembali meraih emas pada Kejuaraan Nasional Tinju di Palu tahun 2025.
Meski akan mengikuti Pelatnas, Akmal mengaku tidak melakukan persiapan khusus. Ia hanya fokus menjaga kondisi fisik dan berat badan agar tetap sesuai dengan kelas yang akan diikutinya.
“Tidak ada persiapan khusus, yang penting menjaga berat badan agar tetap sesuai dengan kelas yang saya ikuti,” kata Akmal.(*)






