MAMUJU, editorial9.com – Polisi mengungkap dugaan penyebab kecelakaan tunggal bus Neo Trans tujuan Palu yang terbalik di Salupangi, Jalan Trans Sulawesi, jalur Mamuju-Palu. Kecelakaan tersebut diduga terjadi akibat pecah ban belakang bus hingga menyebabkan 21 orang mengalami luka-luka.
Kapolsek Kota Mamuju AKP Hamring membenarkan kecelakaan yang melibatkan bus Neo Trans tersebut.
Ia mengatakan setelah menerima informasi kejadian, pihaknya langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan membantu mengevakuasi para korban.
“Benar telah terjadi laka tunggal Bus Neo Trans di Salupangi Jalan Trans Mamuju-Palu,” ucap Hamring.
Menurutnya, bus tersebut mengangkut 26 orang, terdiri dari empat awak bus, yakni dua sopir dan dua kernet, serta 22 penumpang. Berdasarkan data sementara, sebanyak 21 orang mengalami luka-luka.
“Rinciannya, enam orang mengalami luka berat, delapan orang luka sedang, dan tujuh orang luka ringan. Sementara itu, lima orang lainnya dilaporkan tidak mengalami cedera,” ungkapnya.
Seluruh korban yang mengalami luka saat ini kata Kapolsek Kota Mamuju, telah mendapatkan perawatan medis di RS Regional dan RS Bhayangkara Mamuju.
“Dalam penanganan kecelakaan tersebut, personel Polsek Kota Mamuju melakukan pengamanan lokasi, membantu proses evakuasi korban ke rumah sakit, serta membuat laporan kejadian untuk penanganan lebih lanjut,” tuturnya.
Hamring mengatakan, kehadiran personel kepolisian di lokasi merupakan bentuk respons cepat untuk memastikan korban segera mendapatkan pertolongan medis sekaligus menjaga situasi tetap aman dan terkendali.(*)






