MAMUJU – Operasi Zebra Marano 2025 yang digelar Polda Sulawesi Barat pada Selasa (18/11/2025) berhasil menjaring puluhan pelanggar lalu lintas di pintu gerbang masuk Kota Mamuju. Operasi yang difokuskan pada penertiban pengendara yang tidak mematuhi aturan ini dipimpin langsung Kasatgas Preventif, Kompol Adriyan Fredrick Kopong.
Dalam operasi tersebut, petugas mendapati berbagai jenis pelanggaran baik kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4). Kompol Adriyan mengatakan operasi dilakukan sebagai upaya menekan angka kecelakaan dan membangun disiplin berkendara di masyarakat.
“Hari ini kami melakukan penindakan terhadap sejumlah pengendara yang masih abai terhadap aturan lalu lintas. Keselamatan itu yang utama, dan operasi ini untuk mengingatkan masyarakat akan hal itu,” ujar Kompol Adriyan.
Dari hasil operasi, tercatat 3 blok tilang teguran dengan rincian 20 pelanggaran R2. Pelanggaran itu meliputi tidak menggunakan helm, tidak memiliki SIM sebanyak 15, STNK tidak lengkap sebanyak 2, serta TNKB tidak sesuai sebanyak 2.
Selain itu, petugas juga menemukan 10 jenis pelanggaran R4, yakni tidak menggunakan sabuk pengaman sebanyak 6, STNK tidak lengkap sebanyak 3, dan satu pelanggaran muatan berlebih (over load).
Kompol Adriyan menegaskan pihaknya akan terus mengedepankan tindakan preventif dan edukatif selama pelaksanaan Operasi Zebra Marano.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa aturan ini dibuat untuk melindungi keselamatan bersama. Kami mengajak semua pengendara lebih tertib, karena kecelakaan berawal dari pelanggaran,” jelasnya.
Operasi berlangsung lancar dan aman hingga selesai. Polda Sulbar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keselamatan berlalu lintas di wilayahnya.(*)






