Mamuju – editorial9 – Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi meresmikan Puskesmas di Desa Dungkait, Kecamatan Tapalang, Senin, 09/01/23.
“Kehadiran fasilitas kesehatan Puskesmas Dungkait, merupakan pembuktian komitmen pemerintah untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Mamuju,” ucap Sutinah.
Selain itu ia menambahkan, sejak tahun pertama pasca dilantik pihaknya telah menganggarkan Universal Health Coverage (UHC) atau jaminan kesehatan semesta untuk masyarakat Mamuju.
“Artinya, kapanpun bapak ibu berkunjung ke layanan kesehatan Pustu, Puskesmas, maupun rumah sakit, akan dilayani tanpa dipungut biaya,” tambahnya.
Meski begitu, kata Sutinah, jika bangunannya tidak ada, layanan UHC itu tidak akan maksimal.
“Karena itulah, hari ini kita hadirkan gedung Puskemas Dungkait ini. Realisasinya lewat dana DAK pusat, dengan nilai kurang lebih 3M,” katanya.
Sutinah juga menyinggung perihal infrastruktur jalan di Desa Dungkait, yang banyak lubang dan genangan sehingga mengganggu aktivitas warga.
“Saya sebenarnya sangat ingin memperbaiki, tapi karena ini jalan provinsi, maka jalanan di area ini adalah kewenangan Pemprov Sulbar, bukan Pemerintah Kabupaten Mamuju,” ungkapnya.
Walaupun demikian, pihaknya akan tetap memenuhi janjinya dimasa kampanye, dengan memaksimalkan sinergitas dan konektivitas yang baik antara Pemkab dengan Pemprov dan pusat.
“Hasilnya, 3.5M akan masuk ke Tapalang Barat tahun ini, lewat aspirasi Ibu Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Dr. Hj. Sitti Suraidah Suhardi,” tutupnya.
Untuk diketahui, acara peresmian tersebut juga dirangkaikan dengan sunatan massal, serta penyerahan bantuan pada warga yang terdampak angin puting beliung. (Diskominfosandi/RF)






