SDK Ajak Jamaah Doakan Bangsa di Malam Nuzulul Qur’an

Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menyampaikan sambutan pada peringatan Malam Nuzulul Qur’an 1447 H di Masjid Suada, Mamuju. Dok. Humas Pemprov Sulbar.

MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), mengajak jamaah Masjid Suada untuk memanjatkan doa demi keselamatan bangsa dan para pemimpin saat peringatan Malam Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M di Masjid Suada, Mamuju, Kamis (5/3/2026).

Dalam sambutannya, Suhardi Duka mengingatkan pentingnya menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup agar bangsa Indonesia senantiasa dilindungi dari berbagai tantangan di masa depan.

Bacaan Lainnya

“Bangsa Indonesia semoga selalu dilindungi dari berbagai situasi sulit di masa depan,” kata Suhardi Duka di hadapan jamaah.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan para pemimpin, baik di tingkat pusat maupun daerah, agar tetap istiqomah dalam memikirkan kesejahteraan rakyat.

“Begitu juga gubernur, bupati yang dia pikirkan kemaslahatan bangsa dan rakyatnya, itulah harapan kita,” ujarnya.

SDK menambahkan, masyarakat juga perlu mengambil pelajaran dari perjalanan bangsa lain serta keteladanan para pemimpin sebelumnya. Menurutnya, jika umat Islam selalu istiqomah memegang Alquran sebagai pedoman hidup, maka rahmat Allah SWT akan senantiasa menyertai bangsa Indonesia.

Ia meyakini, dengan menjadikan Alquran sebagai pedoman, berbagai persoalan pembangunan dapat diatasi, termasuk peningkatan pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, hingga perbaikan kualitas pendidikan dan kesehatan.

“Demikian juga di Sulawesi Barat ini akan mampu meningkatkan pertumbuhan, mengurangi kemiskinan, memperbaiki pendidikan, memperbaiki derajat kesehatan, menurunkan stunting, serta menciptakan harmoni dan toleransi di tengah masyarakat,” jelasnya.

Menurut SDK, kunci utama untuk mewujudkan hal tersebut adalah kebersamaan antara ulama dan umara. Sinergi keduanya dinilai penting agar saling mengingatkan demi kebaikan masyarakat.

“Yang kuat membantu yang lemah, yang lemah mendoakan yang kuat. Dengan demikian terjalin silaturahmi yang baik dan tercipta kehidupan yang harmonis di tengah masyarakat,” pungkasnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *