POLMAN — Proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Polewali Mandar (Polman) tahun 2026 berlangsung dengan pengawasan ketat. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan pentingnya transparansi dalam seluruh tahapan seleksi.
Kepala Kesbangpol Sulbar, Muh. Darwis Damir, turun langsung memantau jalannya seleksi yang digelar pada Senin (20/4/2026). Ia didampingi Kepala Bidang Ideologi Kesbangpol Sulbar Tenri, serta dihadiri Kepala Kesbangpol Polman Hj. Asliah Rahim bersama jajaran.
Menurut Darwis, pengawasan langsung ini merupakan bagian dari upaya memastikan proses seleksi berjalan sesuai prinsip objektivitas, keterbukaan, dan akuntabilitas.
“Kami ingin memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan transparan dan adil, sehingga menghasilkan calon Paskibraka terbaik dari daerah,” ujar Darwis.
Sebanyak 107 peserta mengikuti seleksi yang memasuki hari kedua dengan tahapan kesamaptaan. Rinciannya, 55 peserta putra dan 52 peserta putri. Proses seleksi dijadwalkan berlangsung selama dua hari dengan sistem pembagian dua gelombang.
Selain meninjau pelaksanaan seleksi, Darwis juga memberikan motivasi kepada para peserta. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik, membangun kekompakan, serta tetap disiplin selama mengikuti proses seleksi.
“Jaga kesehatan, tetap kompak, terus belajar, dan jangan lupakan ibadah. Semua itu menjadi kunci untuk meraih hasil terbaik,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seleksi Paskibraka bukan sekadar menguji kemampuan fisik, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda yang berintegritas dan memiliki jiwa nasionalisme.
Ia menambahkan, pembinaan generasi muda melalui seleksi Paskibraka sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, khususnya dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.
“Proses yang transparan dan berkualitas akan melahirkan generasi yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki integritas dan semangat kebangsaan,” ucapnya.
Seleksi Paskibraka menjadi tahapan penting dalam menjaring putra-putri terbaik daerah. Selain ketahanan fisik, peserta juga dituntut memiliki disiplin, tanggung jawab, serta komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan sebagai bekal menjalankan tugas pada peringatan HUT RI mendatang.(*)






