Seorang Ibu dan Anaknya di Mamuju Terbakar Saat Membuat Bakso Bakar

Personel kepolisian Polresta Mamuju, melakukan olah TKP atas kasus ibu dan anak terbakar saat membuat bakso bakar.

Mamuju – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Nurul Fitri Ramdhani (23) dan anaknya di Dusun Tamao,Desa Tapalang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, hangus terbakar saat membuat bakso bakar.

Menurut Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 malam.

Bacaan Lainnya

“Karena dia (korban) menuangkan sedikit bensin ke dalam bara api sehingga api membesar dan terkena wajah korban,” ucap Ipda Herman Basir, melalui press rilisnya, Jumat, 12/01/24.

Saat kejadian, korban bersama suami dan anaknya sedang berada di kios miliknya berjualan bakso bakar. Dimana korban saat itu membuat bara api dari kulit kemiri untuk memanggang bakso bakar.

“Namun bara api itu dituangkan bensin dengan menggunakam gelas, sehingga api tiba- tiba membesar hingga terkena wajah korban,” ungkapnya.

“Gelas yang berisi bensin dituangkan ke bara api itu sehingga sempat terlempar ke dalam kios yang didalamnya ada anak korban. Anak korban pun jadi terkena api,” sambungnya.

Suami korban bernama Febri Andika langsung mengevakuasi istri dan anaknya untuk di bawa ke Puskesmas setempat.

“Suami korban dengan cepat membawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan, akibat luka bakar itu,” beber IPDA Herman.

Lebih lanjut ia menuturkan, korban saat ini harus dirawat di RSUD Mamuju, lantaran mengalami luka bakar dibagian wajahnya. Dari kejadian itu, karpet dan barang jualan banyak yang rusak serta pakaian korban juga ikut terbakar.

“Olehnya, dihimbau kepada warga agar selalu waspada ketika sedang beraktifitas dengan menggunakan api karena sewaktu-waktu dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain serta timbulkan kerugian material,” tutupnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *