MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memperkuat pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di enam kabupaten. Langkah itu dilakukan melalui sinkronisasi pengawasan wilayah laut hingga 12 mil bersama Satuan Pengawasan (Satwas) SDKP Mamuju.
Kunjungan kerja Tim Teknis Bidang Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Sulbar ke Satwas SDKP di Mamuju berlangsung pada Senin (11/5/2026). Pertemuan ini difokuskan untuk menyamakan pengawasan kewenangan provinsi di wilayah pesisir dan laut.
Kepala Bidang Pengawasan PSDKP DKP Sulbar, Irwan Latif, mengatakan penguatan pengawasan menjadi bagian dari arah pembangunan daerah di sektor kelautan yang berkelanjutan.
Menurut Irwan, wilayah 0 hingga 12 mil laut menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Karena itu, koordinasi dengan Satwas SDKP diperlukan agar pengawasan berjalan searah antara pemerintah daerah dan instansi vertikal.
“Kami ingin Satwas SDKP Mamuju, sebagai mitra di lapangan, memiliki frekuensi yang sama dalam menjaga ketertiban usaha perikanan,” ujar Irwan Latif di sela-sela kunjungan tersebut.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak menyepakati lima fokus kerja sama. Di antaranya penguatan pengawasan SDKP, patroli bersama untuk mencegah illegal fishing, integrasi data pembudidaya dan kapal, pengelolaan kawasan konservasi, serta menjaga keamanan ekosistem laut.
Koordinator Satwas SDKP Mamuju, Muh. Husyary, menyebut sinergi tersebut akan memperkuat pengawasan di wilayah Sulbar yang berada di bawah Pangkalan PSDKP Bitung.
Ia menilai koordinasi yang lebih kuat akan menciptakan rasa aman bagi nelayan lokal dan pelaku usaha perikanan yang berinvestasi di wilayah pesisir Sulbar.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulbar, Safaruddin, mengapresiasi koordinasi tersebut. Ia menilai pengawasan menjadi langkah penting menjaga keberlanjutan potensi laut Sulbar.
Safaruddin berharap kolaborasi antara pemerintah provinsi dan Satwas SDKP dapat menjadi model pengawasan terpadu untuk mendorong Sulawesi Barat sebagai pusat perikanan berkelanjutan di kawasan timur Indonesia.(*)






