Sulbar – Gubernur, Suhardi Duka (SDK) di tahun 2025 ini, menargetkan sekitar Rp.111 Miliar Pendapatan Asli Daerah (PAD), dari sektor Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) melalui PT Pertamina.
Hal itu diungkapkan SDK saat menghadiri Muscab II pengurus DPC Hiswana Migas Provinsi Sulbar, di Matos, Kabupaten Mamuju, Sabtu,17/05/25.
Menurutnya, PT Pertamina telah berkontribusi nyata terhadap Provinsi Sulawesi Barat, tahun 2024 memberikan PAD sebesar Rp.93,28 Miliar.
“Kemudian 2025, kita target diperkirakan sekitar 111 miliar kira-kira pendapatan sektor ini (PBBKB,red), untuk masuk di pendapatan asli daerah Sulawesi Barat,” ungkapnya.
Ia menyadari, PT Pertamina selama ini mengeluarkan dana besar untuk mendistribusikan BBM ke Sulbar, sehingga SDK mendorong pengusaha Migas, agar mendirikan shorbase atau depo di provinsi ke-33 ini.
“Benar kita sadar, sesungguhnya Pertamina mengeluarkan ongkos untuk masuk di Sulawesi Barat, karena biaya transpor dari Pare-Pare ke Sulawesi Barat ini. Itu cost-nya cukup besar,” ujarnya.
Sehingga, atas dasar tersebut, mantan Bupati Mamuju dua periode itu, meminta pengusaha Migas menyatukan saham, untuk membangun satu depo di Provinsi Sulbar.
“Nanti saya siapkan tanahnya. Kira-kira, anggaran 130 sampai 140 Miliar, sudah ada itu (depo,red),” tutupnya.(Mp)






