POLMAN — Gerakan Pemuda Ansor wilayah Sulawesi Barat mengecam keras aksi penyiraman air keras yang menimpa seorang aktivis, Andri Yunus. Ansor Sulbar mendesak aparat kepolisian segera bertindak cepat mengusut kasus tersebut dan menangkap pelaku yang dinilai telah melakukan tindakan brutal serta mengancam keselamatan warga.
Wakil Sekretaris Gerakan Pemuda Ansor Sulbar, Muhammad Arif, mengatakan pihaknya sangat prihatin dan mengutuk keras aksi kekerasan tersebut. Ia menilai penyiraman air keras merupakan bentuk kejahatan serius yang tidak dapat ditoleransi dalam masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan demokrasi.
“Kami mengutuk keras tindakan penyiraman air keras terhadap saudara Andri Yunus. Ini adalah bentuk kejahatan yang sangat keji dan tidak boleh dibiarkan terjadi di tengah masyarakat kita,” ujar Arif dalam keterangan resminya.
Menurutnya, perbedaan pandangan maupun sikap dalam kehidupan sosial dan politik tidak boleh diselesaikan dengan cara-cara kekerasan. Ia menegaskan bahwa tindakan seperti ini justru merusak ruang demokrasi serta menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.
“Perbedaan pandangan itu hal yang biasa dalam demokrasi. Tetapi jika diselesaikan dengan kekerasan seperti ini, maka itu sudah mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan hukum,” katanya.
Arif juga mendesak aparat kepolisian agar segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku serta motif di balik peristiwa tersebut. Ia menilai negara harus hadir memberikan rasa aman bagi setiap warga, termasuk para aktivis yang menyuarakan aspirasi masyarakat.
“Kami meminta aparat penegak hukum bergerak cepat mengusut kasus ini, menangkap pelaku, dan mengungkap motif di balik kejadian tersebut. Jangan sampai tindakan seperti ini terulang kembali,” tegasnya.
Selain itu, Gerakan Pemuda Ansor Sulbar juga berharap korban mendapatkan perlindungan dan penanganan medis secara maksimal hingga pulih. Mereka menilai solidaritas dan dukungan terhadap korban sangat penting agar kasus tersebut tidak dianggap sebagai peristiwa biasa.
Sebagai bentuk solidaritas, Ansor Sulbar menyatakan dukungan penuh kepada Andri Yunus serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal proses hukum hingga tuntas.
“Kami berdiri bersama korban dan menolak segala bentuk teror terhadap aktivis. Negara harus menjamin rasa aman bagi seluruh warga tanpa terkecuali,” tambah Arif.
Hingga saat ini, kasus penyiraman air keras terhadap Andri Yunus masih dalam penanganan aparat kepolisian. Sementara itu, korban dilaporkan tengah menjalani perawatan intensif akibat luka yang dialaminya.(*)






