Viral Bayi Annisa di Polman, Rumah Neneknya Masuk Radar Bantuan RTLH

Tim Dinas Perumahan Rakyat Kabupaten Polewali Mandar bersama pemerintah desa setempat berfoto bersama usai melakukan verifikasi lapangan rumah Nenek Annisa di Dusun Lamimmisan, Desa Baru, Kecamatan Luyo, sebagai bahan usulan calon penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Senin (19/1/2026).

POLMAN – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar bergerak cepat menindaklanjuti kisah memilukan Bayi Annisa yang sempat viral di media sosial. Melalui Dinas Perumahan Rakyat, Pemkab Polman melakukan verifikasi lapangan terhadap rumah sang nenek sebagai bahan usulan calon penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Verifikasi dilakukan di Dusun Lamimmisan, Desa Baru, Kecamatan Luyo, dan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Perumahan Rakyat, Emmy Ria Tahang. Ia didampingi tim teknis yang terdiri dari Nurdaris Prawira Negara, ST., MM, Sapri, S.IP, dan Nursiah, S.Sos, serta pemerintah desa setempat.

Bacaan Lainnya

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas perintah langsung Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi keluarga Bayi Annisa yang hidup dalam keterbatasan dan menempati rumah yang dinilai memprihatinkan.

“Untuk sementara kami lakukan verifikasi sebagai bahan usulan. Hasilnya akan menjadi dasar dalam proses penetapan calon penerima bantuan RTLH,” ujar Emmy Ria Tahang di sela-sela kegiatan.

Ia menjelaskan, verifikasi ini bersifat pendataan awal guna memastikan kelayakan rumah Nenek Annisa masuk dalam daftar prioritas penerima bantuan perbaikan rumah dari pemerintah daerah.

Tak hanya fokus pada kondisi hunian, Pemkab Polman juga memberi perhatian khusus terhadap kebutuhan dasar keluarga tersebut. Bupati Polman, kata Emmy, telah merencanakan bantuan perbaikan sumur dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) guna meningkatkan kualitas kesehatan dan sanitasi lingkungan tempat tinggal keluarga Bayi Annisa.

Langkah cepat ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam merespons kondisi sosial masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memastikan setiap bantuan yang disalurkan tepat sasaran.

“Ini bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan keluarga Bayi Annisa mendapatkan penanganan yang layak, baik dari sisi hunian maupun kebutuhan dasar lainnya,” pungkas Emmy.

Dengan adanya verifikasi ini, diharapkan rumah Nenek Annisa segera masuk dalam program bantuan RTLH, sehingga keluarga tersebut dapat tinggal di rumah yang lebih aman, sehat, dan manusiawi.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *