Warga Pambusuang Mulai Geram, Desak Polisi Tuntaskan Kasus Tewasnya Husain

Suasana aksi unjuk rasa warga Desa Pambusuang di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polman, menuntut transparansi penanganan kasus tewasnya Husain. (dok. Editorial9.com)

POLMAN – Puluhan warga Desa Pambusuang, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, menggelar aksi unjuk rasa di jalan Trans Sulawesi, Minggu (12/10/2025).

Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas lambannya penanganan kasus penembakan yang menewaskan seorang warga bernama Husain beberapa waktu lalu. Massa menuntut Polres Polman segera menuntaskan kasus itu secara terbuka dan profesional.

Bacaan Lainnya

“Kami turun ke jalan untuk mendesak Polres Polman agar betul-betul terbuka dan serius menangani kasus tewasnya Husain,” ujar Ridwan, korlap aksi.

Ridwan juga meminta pihak kepolisian mengungkap seluruh proses hukum yang sedang berjalan, mulai dari laporan polisi, hasil visum, hingga perkembangan penyidikan yang seharusnya disampaikan melalui SP2HP.

“Polisi harus transparan. Jangan menutup-nutupi fakta yang menyangkut kematian korban,” tegasnya.

Sementara itu, Nisar, warga lainnya, mengaku hingga kini masyarakat belum mendapat kejelasan dari pihak kepolisian terkait perkembangan kasus tersebut.

“Sampai hari ini, informasi yang kami terima masih simpang siur. Katanya sudah ada saksi, tapi kami tidak tahu siapa dan bagaimana keterangannya,” ucapnya.

Nisar menambahkan, warga akan terus mendesak aparat penegak hukum agar kasus ini segera dituntaskan. Bila tak ada kemajuan, mereka mengancam akan kembali turun dengan massa yang lebih besar.

“Kalau polisi tidak sungguh-sungguh, kami akan turun lagi dengan jumlah massa yang lebih banyak, langsung ke Polres Polman,” tegasnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *