23 Kadis di Pemkab Mamuju Dimutasi

Pengambilan sumpah 23 pejabat Kadis, oleh Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, Kamis,30/09/21.(Dok : Diskominfosandi)

Mamuju – editorial9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, kembali melakukan mutasi terhadap 23 orang Kepala Dinas (Kadis). Hal tersebut ditandai dengan prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah, yang dipimpin oleh Bupati, Sutinah Suhardi, di aula kantor Satpol PP, Mamuju, Kamis, 30/09/21.

Pelantikan terhadap para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Mamuju itu, berdasarkan surat keputusan bernomor 188.45/439/KPTS/IX/2021.

Bacaan Lainnya

Bupati Kabupaten Mamuju, Sutinah Suhardi, mengatakan, bahwa format pejabat yang hari ini dilantik adalah formasi terbaik yang dimiliki saat ini, sehingga ia optimis kinerja OPD dapat lebih meningkat dengan cepat.

“Semoga, optimisme ini tidak bertepuk sebelah tangan dan mampu dijawab oleh semua pejabat yang telah kita lantik hari ini. Bantu saya bersama bapak wakil bupati, karena sepuluh jari kami, tidak akan cukup untuk menjadikan Mamuju KEREN sebagaimana yang kita cita-citakan,” ucap Sutinah.

Selain itu, matan Kadis perdagangan Kabupaten Mamuju itu, juga menegaskan bahwa tidak boleh ada visi kepala dinas, yang ada visi pemerintah daerah.

“Sehingga, kita semua satu komando dan satu orientasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing, tuturnya.

Sementara itu, Basit, yang dirotasi dari jabatan Kadis Kesbangpol menjadi Kadis PUPR, mengaku akan menjawab kepercayaan tersebut dengan sebaik- baiknya.

“Terutama dalam menyukseskan target visi-misi pemerintah Kabupaten Mamuju,” ungkap Basit.

Selain itu, kata Basit, bahwa secara teknis ia telah mengagendakan penataan kota dan perbaikan drainase, sebagai prioritas utama pelaksanaan tugasnya. Namun, untuk memulai tanggungjawab tersebut, ia akan meminta restu kepada pimpinan daerah, untuk melakukan audit terhadap OPD yang ditinggalkannya serta OPD, yang baru dipimpinnya.

“Sehingga, dapat dilakukan evaluasi sejauh mana yang telah dan akan dilakukan kedepan,” bebernya.

Di tempat yang sama, mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadis PMD) Mas Agung, yang dirotasi menjadi staf ahli bidang pembangunan ekonomi dan keuangan sekretariat daerah Kabupaten Mamuju, menilai mutasi dan pergantian posisi pada jabatan adalah hal yang lumrah.

“Kinerja seorang ASN, tentu tidak bisa dinilai sendiri oleh yang bersangkutan, karena yang memberi penilaian adalah pimpinan.Olehnya, dimanapun poisisi yang ditetapkan, maka sebagai ASN harus dapat berfikir positif bahwa hal tersebut, tentu adalah yang terbaik dan harus tetap dijalankan dengan penuh tanggungjawab, tutur Mas agung.

Berikut nama-nama Kepala OPD yang dimutasi :

1. Budianto Muin, Kepala BPKAD Menjadi Kepala BPPP.

2. Murniani, Kadis Pendidikan Menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan.

3. Sahari Bulan, Kadis PP & PA Menjadi Kadis Koperasi UKM.

4. Khatmah Ahmad, Kepala BPPP Menjadi Asisten 2 Pemkab Mamuju.

5. Rahmat Tahir, Kadis PTSP Menjadi Kepala Bapenda.

6. Mas Agung, Kepala Dinas PMD Menjadi Staf Ahli Bidang Pembangunan.

7. Syahrir, Kepala Dinas Perkim Menjadi Sekretaris DPRD Mamuju.

8. St. Manuara, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Menjadi Asisten 1 Pemkab Mamuju.

9. Basit Amri, Kepala Kesbangpol Menjadi Kadis PUPR.

10. Jalaluddin Duka, Kadis Koperasi UKM Menjadi Kadis Pendidikan Pemuda Olahraga.

11. Abd Rahim Mustafa, Kadis Perkebunan Menjadi Kadis PMD.

12. Dahlan, Staf Ahli Bidang Pembangunan Menjadi Kadis Perikanan dan Kelautan.

13. Hasnawati Wahid, Kepala BKPP Menjadi Kadis Pariwisata.

14. Artis Effendi, Kadis Kominfo Menjadi Asisten 3 Pemkab Mamuju.

15. Alwinuddin, Kadis Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan

16. Tonga, Asisten 1 Menjadi Kadis Kominfo.

17. Hasnawati Syam, Asisten 2 Menjadi Kepala Dinas PTSP.

18. Y Gustamin, Asisten 3 Menjadi Kepala Dinas Sosial.

19. Lukman Sanusi, Sekretaris DPRD Menjadi Fungsional Umum Sekretariat Daerah.

20. Usdi, Kadis Pariwisata Menjadi Fungsional Umum Sekretariat Daerah.

21. Syamsul Suddin, Kadis Kelautan dan Perikanan Menjadi Fungsional Umum Sekretariat Daerah.

22. Irwan Wahid, Kepala Bapenda Menjadi Fungsional Umum Sekretariat Daerah.

23. HM. Muhtar, Staf Ahli Bidang Politik Menjadi Fungsional Umum Sekretariat Daerah. (Adv/Diskominfosandi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *