POLMAN, editorial9.com – Sebanyak 62 bangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, telah rampung 100 persen. Namun, puluhan bangunan tersebut belum bisa diserahterimakan karena masih menunggu hasil verifikasi dan reviu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Proses pemeriksaan menjadi penentu apakah bangunan koperasi tersebut sudah memenuhi persyaratan untuk diserahterimakan atau belum.
Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Polman, Nabil Wijdan Al Hamdani, mengatakan pembangunan Kopdes Merah Putih terus berjalan di sejumlah desa.
“Sesuai dengan desa di Polman 167 unit, 92 sudah proses pembangunan, 62 sudah 100% sudah selesai,” ujar Nabil kepada wartawan, Rabu (14/10/2026).
Meski pembangunan puluhan unit telah selesai, proses administrasi dan pemeriksaan masih harus dilalui sebelum bangunan diserahkan.
Nabil menjelaskan, tim verifikasi dan validasi dari tingkat kabupaten akan memeriksa bangunan yang telah rampung. Hasil pemeriksaan tersebut kemudian direviu oleh BPKP untuk menentukan kelayakan serah terima.
“Verifikasi dulu sama tim verval namanya dari kabupaten. Setelah diverifikasi dan validasi dari tim kabupaten, baru direviu lagi dari BPKP. Nanti hasil reviunya itu baru keluar, bisa diserahterimakan atau tidak,” ungkapnya.
Di sisi lain, pengadaan sarana dan prasarana untuk mendukung operasional koperasi juga mulai berjalan. Sejumlah unit disebut telah dilengkapi fasilitas penunjang, mulai dari pendingin ruangan hingga kendaraan operasional.
“Beda-beda tiap koperasi. Ada yang sudah ada mobilnya, ada yang sudah ada truknya, ada yang sudah terpasang AC-nya,” ujarnya.
Namun, Nabil mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah kendaraan dan perlengkapan operasional yang telah didistribusikan ke seluruh Kopdes Merah Putih di Polman.
Ia menyarankan agar informasi lebih terperinci mengenai pengadaan dan distribusi fasilitas tersebut dikonfirmasi kepada Kodim 1402/Polman.
“Untuk jumlahnya saya kurang pasti tahu itu, tapi ada datanya di Kodim,” ungkapnya.
Terkait target operasional, Nabil memperkirakan Kopdes Merah Putih di Polman mulai berjalan pada awal 2027. Perkiraan itu mempertimbangkan proses penyelesaian pembangunan, serah terima, serta kedatangan perlengkapan pendukung secara bertahap.
“Kalau saya perkirakan mungkin awal tahun. Iya, karena barangnya juga dicicil-cicil datang saya lihat dari Kodim,” pungkasnya.
Berdasarkan data yang disampaikan Nabil, dari total 167 unit Kopdes Merah Putih yang direncanakan sesuai jumlah desa di Polman, sebanyak 62 unit telah rampung dan 92 unit lainnya masih dalam proses pembangunan.
Dengan demikian, total 154 unit telah selesai dibangun atau sedang dikerjakan. Sementara itu, status 13 unit lainnya belum dijelaskan secara terperinci.
Rampungnya puluhan bangunan tersebut belum serta-merta membuat koperasi bisa langsung beroperasi. Proses verifikasi, reviu, serah terima, dan kesiapan sarana pendukung masih menjadi tahapan yang harus diselesaikan, sebelum Kopdes Merah Putih dapat menjalankan kegiatan usahanya.(Irfan/Mp)






