Majene – Seorang pria bernama Inwan (50), Aparatur Sipil Negara (ASN) Inspektorat Pemkab Majene, ditemukan meninggal dunia saat berendam di kawasan Pantai Barane, Kelurahan Baurung, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene,Minggu 27/04/25.
Kapolsek Banggae, IPTU Edi Jatmika, mengatakan berdasarkan keterangan seorang petugas retribusi wisata, Rosmida (34),korban awalnya masuk ke kawasan wisata tanpa membayar retribusi, karena tidak membawa uang, namun tetap diizinkan masuk.
“Tak lama setelah itu, seorang saksi mata, Ulfa (50), yang merupakan seorang ibu rumah tangga, mendatangi lokasi dan melihat korban sedang berendam di pinggir pantai,” ucap IPTU Edi Jatmika, melalui pres rilis Humas Polres Majene.
Saksi sempat kembali ke pos petugas, sambil menunggu korban selesai berendam. Namun, sekitar tujuh menit kemudian saat kembali mengecek, saksi melihat korban dalam posisi kepala terendam air.
“Awalnya saksi mengira korban masih berendam, namun setelah didekati, korban ditemukan sudah mengapung.
“Ulfa lantas meminta pertolongan warga sekitar untuk mengangkat korban ke daratan. Sayangnya, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa,” sambungnya.
Selain itu, IPTU Edi Jatmika, juga menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan keluarga korban, bernama Ika dan Linda, bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung, gula, serta gangguan pencernaan.
“Diduga korban bermaksud melakukan terapi kesehatan dengan berendam di laut.Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Kondisi korban, ditemukan di kedalaman air hanya setinggi lutut orang dewasa,” jelasnya.
Petugas yang tiba di lokasi kejadian, langsung mengevakuasi korban. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan, adanya bercak lebam kebiruan di tubuh korban.
“Atas permintaan keluarga, jenazah langsung dibawa ke kediaman orang tua korban di Lingkungan Timbo-Timbo, Kelurahan Pangali-ali, Kecamatan Banggae, untuk disemayamkan,” tutup Kapolsek Banggae.(*)






