Sulbar – editorial9 – Persentase jumlah penduduk miskin di daerah perdesaan Provinsi Sulbar, mengalami peningkatan di tahun 2022.
Hal itu disampaikan oleh Kepala BPS Sulbar, melalui, Mukrabin, melalui press rilis di laman https://sulbar.bps.go.id, Senin, 16/01/23.
“Dari sebesar 12,26 persen pada Maret 2022 menjadi 12,58 persen pada September 2022,” ucap Mukrabin.
Selain itu ia menambahkan, bahwa untuk wilayah perkotaan Sulawesi Barat, tahun 2022 lalu, tingkat kemiskinan mengalami penurunan.
“Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada Maret 2022 sebesar 9,76 persen turun menjadi 9,33 persen pada September 2022,” ujarnya.
Secara absolut, jumlah penduduk miskin di Provinsi Sulbar pada bulan September tahun 2022, tercatat sebanyak 169,26 ribu jiwa.
“Mengalami peningkatan sebesar 3,54 ribu jiwa, jika dibandingkan Maret 2022 dan mengalami peningkatan sebesar 3,27 ribu jiwa jika dibandingkan September 2021,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menuturkan, peranan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan).
“Sumbangan garis kemiskinan makanan terhadap garis kemiskinan pada September 2022 tercatat sebesar 77,10 persen. Kondisi ini menurun, jika dibandingkan Maret 2022 yaitu sebesar 77,55 persen,” tutupnya.(Mp)






