POLMAN, editorial9.com – Bupati Polewali Mandar (Polman) Samsul Mahmud menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Polman untuk memperkuat kolaborasi dengan Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman).
Hal itu disampaikan saat menghadiri pelantikan Rektor Unasman periode 2026–2030, Dr. Muhammad Massyat, di Aula Auditorium Kampus Unasman, Polewali, Jumat (11/9/2026).
Samsul mengatakan Pemkab Polman membuka ruang kerja sama seluas-luasnya bagi Unasman dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam melahirkan sumber daya manusia sekaligus memberikan kontribusi terhadap penyelesaian berbagai persoalan di daerah.
Ia bahkan meminta Rektor Unasman yang baru, tidak ragu membangun komunikasi dengan pemerintah daerah.
“Pak Rektor, jangan khawatir pemerintah daerah sangat welcome. Cuma Pak Kiai, belum pernah Pak Rektor sowan ke pemerintah daerah Kabupaten Polewali Mandar,” kata Samsul dalam sambutannya.
Sebagai alumni Unasman, Samsul menegaskan dukungannya terhadap kampus tersebut. Ia mengatakan tidak ada alasan bagi seorang alumni untuk tidak ikut mendorong kemajuan Unasman.
“Tidak ada alasan, seorang alumni untuk tidak men-support Universitas Al-Asyariah Mandar,” ujarnya.
Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Barat itu berharap kepemimpinan Dr. Muhammad Massyat dapat semakin memperkuat hubungan antara Unasman dan Pemkab Polman.
Menurut Samsul, perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri dalam menjalankan perannya. Begitu pula pemerintah daerah membutuhkan dukungan berbagai pihak agar program pembangunan dapat berjalan lebih efektif.
“Kampus tidak boleh jalan sendiri dan tentu pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus membangun kolaborasi, antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha dan masyarakat,” tutupnya.
Samsul menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mendorong pembangunan daerah yang lebih kuat, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan berbagai potensi di Polewali Mandar.(Mp)






