Golkar Pasang Syarat untuk Kursi Wagub Sulbar

Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulawesi Barat, Usman Suhuriah.(Dok Istimewa)

POLMAN, editorial9.com – Partai Golkar Sulawesi Barat memasang kriteria bagi sosok yang dinilai layak mengisi kursi Wakil Gubernur Sulawesi Barat melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW). Golkar menginginkan figur yang mampu memperkuat efektivitas pemerintahan dan mendorong pembangunan Sulawesi Barat berjalan lebih baik.

Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulbar, Usman Suhuriah, mengatakan partainya tidak ingin terburu-buru menentukan pilihan dalam proses pengisian posisi Wagub PAW. Sikap tersebut diambil karena Golkar bukan merupakan partai politik pengusung pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat pada Pilkada lalu.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan Usman seusai menghadiri acara pelantikan Rektor Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman), di Polewali, Sulawesi Barat, Jumat, 11/09/26.

Meskipun demikian, Usman tidak ingin terlalu jauh masuk dalam pembahasan penentuan Wagub PAW.

“Nanti saya lewat chat, karena kita bukan bagian dari partai pengusung,” kata Usman.

Usman mengaku sejumlah bakal calon Wakil Gubernur Sulbar telah membangun komunikasi dengan Partai Golkar. Menurut dia, komunikasi politik tersebut merupakan hal yang wajar karena Golkar memiliki posisi politik yang kuat di Sulawesi Barat.

“Itu semua, itu wajar karena mereka tahu Partai Golkar adalah partai pemilik kursi terbanyak,” ujarnya.

Namun, komunikasi yang dilakukan sejumlah bakal calon tersebut belum berarti Golkar telah menentukan pilihan. Usman menegaskan partainya belum mengarahkan dukungan kepada salah satu nama.

Menurut dia, pertimbangan utama Golkar adalah mencari sosok yang dinilai mampu mendukung jalannya pemerintahan dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Sulawesi Barat.

“Justru partai ini mengutamakan kira-kira yang lebih memungkinkan untuk membawa Sulbar ini, bekerja dan berjalan seperti itu,” katanya.

Usman mengatakan, Partai Golkar hingga kini belum menentukan sikap dalam proses penentuan calon Wakil Gubernur Sulawesi Barat melalui mekanisme PAW.

“Kita Deffensive, kita menunggu apa yang akan diusulkan oleh Pak Gubernur, dan teman-teman kita sudah kirim untuk menjadi Panlih untuk memproses apa yang menjadi ketentuan dalam proses memilih.

Menurut Usman, Golkar memilih menunggu proses berjalan sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan. Partainya juga telah menempatkan kadernya untuk terlibat dalam Panitia Pemilihan (Panlih), yang akan memproses tahapan pemilihan Wagub PAW.

Ia memastikan, seluruh anggota Fraksi Partai Golkar di DPRD Provinsi Sulawesi Barat, akan menjalankan tugas secara profesional dengan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Tentu Golkar sendiri dengan keanggotaannya didalam partai, itu akan bekerja profesional seusai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku, soal proses sampai kepada pemilihan dan penetapan calon wakil gubernur,” tutup Anggota DPRD Sulbar itu.(Mp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *