Dilaporkan Hilang, Warga Mamuju Ditemukan Tewas

Petugas Pamapta Polresta Mamuju bersama piket fungsi melakukan pencarian terhadap warga yang dilaporkan hilang di wilayah Tamasapi, sekitar aliran Kali Mamuju, Senin (10/2/2026) dini hari. Dok. Humas Polresta Mamuju.

MAMUJU – Seorang warga di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan setelah aparat Polresta Mamuju melakukan pencarian intensif sejak menerima laporan orang hilang.

Korban diketahui bernama Jumadil (51). Ia ditemukan pada Selasa (10/2/2026) dini hari di salah satu teras rumah warga di wilayah Tamasapi, sekitar aliran Kali Mamuju.

Bacaan Lainnya

Kasi Humas Polresta Mamuju Iptu Herman Basir mengatakan pencarian dilakukan oleh personel Pamapta Polresta Mamuju bersama piket fungsi setelah laporan diterima dari pihak keluarga.

“Setelah menerima laporan orang hilang, Pamapta Polresta Mamuju yang dipimpin Perwira Piket Fungsi langsung melakukan pencarian sejak Senin sore hingga Selasa subuh,” kata Iptu Herman Basir saat dikonfirmasi, Selasa (10/2/2026).

Menurut Herman, proses pencarian berlangsung cukup sulit karena petugas harus menyusuri medan terjal dan area minim penerangan di sekitar lokasi terakhir korban terlihat berjalan kaki.

“Korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di teras salah satu rumah warga setelah dilakukan pencarian berjam-jam,” ujarnya.

Dari hasil penelusuran awal, korban diketahui meninggalkan rumah sejak Minggu dan tidak kembali hingga akhirnya keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Mamuju.

“Korban pergi dari rumah sejak hari Minggu. Karena tidak kunjung pulang, pihak keluarga kemudian melapor ke kami,” jelas Herman.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi oleh petugas dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban.

“Jenazah sudah diserahkan kepada keluarga, dan kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab kematian korban,” tutupnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *