Dorong Inovasi, ESDM Sulbar Siapkan Program Mitra Tambang

Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Barat, Bujaeramy Hassan, berdiskusi bersama ASN lingkup Dinas ESDM Sulbar usai apel pagi di Kantor Dinas ESDM Sulbar, Mamuju, Kamis (5/2/2026), membahas penguatan inovasi OPD dan peningkatan kualitas pelayanan publik. (Dok. Humas Pemprov Sulbar)

MAMUJU — Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat, Bujaeramy Hassan, menekankan pentingnya inovasi organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan kinerja birokrasi dan kualitas pelayanan publik.

Penegasan tersebut disampaikan Bujaeramy saat menggelar diskusi bersama aparatur sipil negara (ASN) lingkup Dinas ESDM Sulbar usai apel pagi, Kamis (5/2/2026), di Kantor Dinas ESDM Sulbar, Mamuju.

Bacaan Lainnya

Bujaeramy meminta para pejabat administrator agar lebih proaktif mendorong lahirnya inovasi strategis di lingkungan kerja masing-masing, khususnya yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Setiap OPD harus punya terobosan. Inovasi bukan sekadar formalitas, tetapi harus menjawab kebutuhan masyarakat dan meningkatkan akuntabilitas kinerja,” ujar Bujaeramy.

Untuk tahun 2026, Dinas ESDM Sulbar merencanakan pengusulan MITRA TAMBANG sebagai inovasi unggulan sektor ESDM. Program ini difokuskan pada penguatan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM) di wilayah sekitar aktivitas pertambangan.

Menurut Bujaeramy, inovasi MITRA TAMBANG dirancang untuk memastikan pengelolaan dana PPM berjalan lebih terstruktur, transparan, dan tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa perusahaan pertambangan memiliki kewajiban mengalokasikan sebesar 1,25 persen dari total produksi untuk program PPM.

“Melalui MITRA TAMBANG, pengelolaan PPM akan kita dorong agar lebih transparan dan berdampak langsung bagi masyarakat. Kewajiban perusahaan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga di sekitar tambang,” katanya.

Dalam implementasinya, program MITRA TAMBANG akan dilaksanakan melalui pembentukan organisasi MITRA TAMBANG di setiap desa yang memiliki aktivitas pertambangan. Organisasi tersebut akan berperan sebagai mitra pemerintah dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan program pemberdayaan masyarakat.

Untuk memperkuat efektivitas dan akuntabilitas pelaksanaan program, Dinas ESDM Sulbar juga akan mengembangkan aplikasi MITRA TAMBANG sebagai sarana monitoring dan evaluasi PPM. Pengembangan aplikasi ini akan dikoordinasikan dengan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo SP) Provinsi Sulawesi Barat.

Bujaeramy menegaskan, inovasi MITRA TAMBANG sejalan dengan visi dan misi Panca Daya Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas melalui inovasi birokrasi.

“Ini bagian dari upaya kita membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada masyarakat,” pungkas Bujaeramy.(Rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *