Dugaan Korupsi PSR, Kejati Sulbar Sita Uang 4,2 M Lebih

  • Whatsapp
Tim jaksa penyidik pidana khusus, Kejati Sulbar itu, usai melakukan penyitaan uang, barang bukti dugaan kasus korupsi Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), di Kantor Bank Mandiri Cabang Mamuju,Jumat,17/06/22.(Dok: Ist)

Mamuju – editorial9 – Kejati Sulbar, menyita uang senilai Rp. 4.204.374.856, yang merupakan barang bukti dugaan kasus korupsi Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), di Kabupaten Pasangkayu, Tahun Anggaran 2019.

Penyitaan yang dilakukan oleh Tim jaksa penyidik pidana khusus, Kejati Sulbar itu, berlangsung di Kantor Bank Mandiri Cabang Mamuju,Jumat,17/06/22.

Bacaan Lainnya

Diketahui, tersangka dalam kasus replanting sawit tersebut, masing-masing berinisial AB dan SB, selaku Ketua Koperasi BMT BH, Cabang Lilimori.

Kapenkum Kejati Sulbar, Amiruddin, mengatakan uang senilai Rp. 4.204.374.856 itu, berada dalan rekening BNI Cabang Pasangkayu, Nomor 0867252293, atas nama Koperasi Syariah BMT Bukit Harapan.

“Berdasarkan hasil penyidikan jaksa penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat serta laporan hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara dari tim audit BPKP perwakilan Provinsi Sulawesi Barat, uang tersebut merupakan bagian dan kerugian negara, karena perolehannya dilakukan dengan cara-cara melawan hukum, sehingga berdasarkan pasal 39 KUHAP, uang tersebut dapat disita,” ucap Amiruddin, melalui press rilisnya.

Selain itu ia mengungkapkan, penyitaan dilakukan untuk kepentingan pembuktian, dalam penyelesaian penuntutan dan peradilan, pasal 1 angka 16 KUHAP.

“Penyitaan secara yuridis, dilaksanakan atas dasar surat perintah penyitaan kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, Nomor: Print- 392 / P.6.5/ Fd.2 / 06 / 2022, tanggal 16 Juni 2022,” ungkapnya.

Prosedur penyitaan, kata Amiruddin, dilakukan dengan cara penarikan tunai dari rekening nomor 0867252293, atas nama Koperasi Syariah BMT Bukit Harapan, senilai Rp 4.204.374.856.

“Kemudian, penyitaan dituang dalam berita acara penyitaan dari BNI oleh jaksa penyidik. Selanjutnya, uang sitaan tersebut akan djadikan barang bukti dalam perkara ini, baik pada proses penyidikan maupun pembuktian di persidangan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Lebih lanjut ia menuturkan, uang sitaan tersebut selanjutnya dititipkan di Bank Mandiri Cabang Mamuju, atas nama rekening penitipan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat.

“Tanpa bunga, tanpa pajak dan tanpa potongan lain-lain,” tutupnya.(Mp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.