Empat Destinasi Sulbar Masuk Nominasi API Award 2026

MAMUJU — Provinsi Sulawesi Barat kembali mencatatkan prestasi di sektor pariwisata setelah empat destinasi unggulannya masuk dalam nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2026. Pencapaian ini dinilai menjadi sinyal kuat meningkatnya daya saing pariwisata daerah di tingkat nasional.

Kepala Bidang Investasi, Industri, dan Pemasaran Pariwisata Dispoparekraf Sulbar, Abdi Yansya Hijrah, mengatakan empat destinasi tersebut mewakili kekayaan potensi alam dan budaya Sulawesi Barat di berbagai kategori.

Bacaan Lainnya

“Empat nominasi ini mencakup River Tubing Sungai Tetean di Mamasa, Puncak Kunyi dan Mandar Culture Festival di Polewali Mandar, serta Pantai Dato di Majene, yang menunjukkan kekuatan daya tarik wisata Sulbar di berbagai kategori,” ujar Abdi Yansya di Mamuju, Kamis (23/4/2026).

Menurut dia, masuknya destinasi Sulawesi Barat dalam ajang API Award 2026 merupakan indikator meningkatnya daya saing pariwisata daerah yang didorong oleh promosi dan pengembangan destinasi secara konsisten.

“Capaian ini tidak hanya menunjukkan kekayaan potensi alam dan budaya, tetapi juga merupakan hasil dari konsistensi promosi dan pengembangan destinasi yang dilakukan bersama para pemangku kepentingan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dispoparekraf Sulawesi Barat, Bau Akram Dai, menyebut capaian tersebut sebagai hasil kerja kolektif antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun sektor pariwisata.

“Nominasi ini bukan sekadar bentuk pengakuan, tetapi juga menjadi bukti bahwa potensi pariwisata Sulawesi Barat semakin diperhitungkan di tingkat nasional. Ini adalah hasil sinergi berbagai pihak dalam mendorong pengembangan destinasi yang berdaya saing,” kata Bau Akram.

Ia berharap momentum ini dapat mendorong peningkatan kualitas destinasi dan layanan pariwisata di Sulawesi Barat, sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam mendukung sektor tersebut.

“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat turut berpartisipasi dalam mendukung destinasi yang masuk nominasi, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan kearifan lokal. Ke depan, kami akan memperkuat kebijakan pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal, peningkatan kapasitas SDM, serta digitalisasi promosi agar jangkauan pasar semakin luas,” ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan, Dispoparekraf Sulawesi Barat akan mendorong integrasi antar sektor, memperluas kemitraan dengan pihak swasta, serta mengembangkan event berbasis budaya sebagai daya tarik utama.

Pendekatan pariwisata berkelanjutan juga akan terus diutamakan guna menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

Sebagai informasi, platform Ayo Jalan-Jalan selaku inisiator API Award dikenal aktif mempromosikan destinasi wisata Indonesia melalui pendekatan digital dan partisipatif, sekaligus mendorong keterlibatan publik dalam menentukan destinasi favorit di tingkat nasional.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *