MAMUJU — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kinerja dan akuntabilitas anggaran usai mengikuti Focus Group Discussion (FGD) evaluasi capaian kinerja dan anggaran Triwulan I Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Jumat (17/4/2026), sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memastikan efektivitas pelaksanaan program dan penggunaan anggaran di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, mengatakan evaluasi ini menjadi momentum penting untuk melihat capaian kinerja sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
“Melalui FGD ini, kita bisa mengukur sejauh mana capaian yang telah diraih, sekaligus melakukan perbaikan agar pelaksanaan program ke depan lebih optimal dan tepat sasaran,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, setiap OPD memaparkan realisasi kinerja dan anggaran Triwulan I 2026, serta menyampaikan berbagai tantangan yang memengaruhi pelaksanaan program.
Yasir menegaskan, BPBD Sulbar akan terus meningkatkan kualitas kinerja, khususnya dalam mendukung pelayanan dasar kepada masyarakat di bidang penanggulangan bencana.
Ia juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran, agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain itu, FGD ini menjadi wadah koordinasi lintas perangkat daerah untuk menyelaraskan program dan kegiatan, sehingga target pembangunan daerah dapat tercapai secara efektif dan efisien.
“Koordinasi yang kuat antar-OPD menjadi kunci agar program yang dijalankan saling mendukung dan memberikan hasil maksimal,” kata Yasir.
Melalui evaluasi ini, BPBD Sulbar diharapkan semakin memperkuat perencanaan dan pelaksanaan program, sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat secara keseluruhan.(*)






