Gandeng Komisi IX DPR-RI, BKKBN Sulbar Gelar Promosi dan KIE Percepatan Penurunan Stunting

Mamuju – BKKBN Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), bekerjasama dengan Anggota Komisi IX DPR-RI, Andi Ruskati Alibaal, menggelar promosi dan KIE percepatan penurunan stunting pada masyarakat.

Agenda itu, digelar di Aula Hotel Aflah, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, 30/01/24.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Andi Ruskati Alibaal, menyampaikan penyebab tigginya angka stunting di Sulbar , lantaran tingginya angka pernikahan dini dan kurangnya asupan gizi yang dikonsumsi masyarakat.

“Sulawesi Barat berdasarkan SSGI tahun 2022 memiliki angka prevelensi stunting sebesar 35%, tertinggi kedua se-Indonesia setelah Provinsi NTT,” ucap Andi Ruskati.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Barat, Rezky Murwanto, menjelaskan komisi IX DPR RI merupakan mitra kerja BKKBN.

“Komisi IX DPR RI adalah mitra kami utama kami dalam program percepatan penurunan stunting,” ujar Rezky Murwanto.

Ia juga memaparkan stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi penyakit berulang, terutama dalam kandungan hingga anak usia dibawah dua tahun atau di 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

“Akibatnya, bisa ketika sudah bersekolah susah berpikir, susah menerima pelajaran” tuturnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan tersebut hadir pula perwakilan Dinas PP dan KB Kabupaten Mamuju sebagai narasumber.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *