Sulbar – editorial9 – DPD PDI-P Provinsi Sulbar, menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda), di Kabupaten Mamuju, Selasa, 01/02/23.
Sekretaris DPD PDI-P Sulbar, Charles Wiseman, mengatakan dalam forum tersebut, menghasilkan beberapa point rekomendasi.
“Untuk proses Pilkada, Rakerda partai memutuskan untuk mencalonkan Kader, yang dianggap berkapasitas dan berkomitmen memperjuangan kesejahteraan rakyat,” ucap Charles.
Olehnya itu, melalui forum itu pula seluruh kader meminta pada oknum-oknum yang melakukan klaim dukungan PDI-P, agar hal tersebut dihentikan.
“Hal ini harus dipahami, bahwa PDI Perjuangan sebagai partai yang memiliki tanggung jawab kerakyatan mempunyai mekanisme dan persyaratan khusus untuk calon kepala daerah,” tambahnya.
Terkhusus Pemilu, setiap Pemilu termasuk di tahun 2024, adalah momentum untuk memahami komitmen menangis dan tertawa bersama rakyat.
“PDI Perjuangan, menginstruksikan agar semua petugas partai di eksekutif dan yudikatif serta kader, untuk tidak berhenti memperjuangkan kepentingan rakyat,” ujarnya.
Selain itu, bakal calon anggota legislatif PDI-P, diminta untuk memiliki komitmen kerakyatan serta mematuhi kaidah-kaidah demokrasi, sebagai spirit keutamaan partai.
“Proses seleksi penjaringan dan penyaringan bakal calon legislatif, menjadi calon legislatif PDI Perjuangan, dilakukan berdasarkan AD/ART PDI Perjuangan dan peraturan Partai PDI Perjuangan,” ujar Charles.
Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa dalam forum itu pula, seluruh kader diinstruksikan untuk berkomitmen menjaga nama baik PDI-P.
“Bagi kader, yang kedapatan menggunakan nama partai untuk kepentingan pribadi dan melanggar norma, akan dikenakan sanksi berat partai,” tegasnya.(Mp)






