MAMUJU – editorial9.com – Program internet gratis yang digulirkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Sulbar Digital mulai mengubah pola belajar siswa di sejumlah sekolah. Di SMK 1 Tapalang Barat, akses internet yang stabil membuat proses pembelajaran tidak lagi bergantung sepenuhnya pada buku cetak, melainkan memanfaatkan berbagai sumber pengetahuan digital yang lebih luas dan mudah diakses.
Kehadiran jaringan internet gratis dari Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (DiskominfoSS) Sulbar memberi kemudahan bagi guru maupun siswa dalam mencari referensi pembelajaran. Materi pelajaran yang sebelumnya sulit dijelaskan kini dapat didukung dengan berbagai sumber belajar digital, termasuk video edukasi dan platform pembelajaran daring.
Guru SMK 1 Tapalang Barat, Parlan, mengatakan internet telah menjadi salah satu sarana penting dalam mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah.
“Ketika kami kesulitan memberikan penjelasan terhadap materi yang diberikan, kami langsung biasa mengakses bahan-bahan di YouTube dan di aplikasi-aplikasi lain,” ujarnya belum lama ini.
Menurut Parlan, akses internet yang lancar membantu guru menghadirkan materi pembelajaran yang lebih variatif dan mudah dipahami siswa. Selain itu, siswa juga memiliki kesempatan lebih besar untuk memperdalam pengetahuan secara mandiri melalui berbagai sumber yang tersedia di internet.
Perubahan cara belajar juga dirasakan para siswa. Mereka kini dapat mencari berbagai tutorial dan materi praktik yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah.
Salah seorang siswa SMK 1 Tapalang Barat, Sandra, mengaku internet gratis sangat membantu dalam menyelesaikan tugas-tugas praktik, khususnya yang berkaitan dengan kreativitas digital.
“Memudahkan kami untuk melihat tutorial bagaimana caranya mendesain,” ungkap Sandra penuh antusias.
Kemudahan mengakses informasi dan tutorial tersebut dinilai mampu meningkatkan keterampilan siswa, terutama dalam bidang yang membutuhkan penguasaan teknologi dan kreativitas. Hal itu menjadi modal penting bagi siswa SMK yang dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Sementara itu, Kepala DiskominfoSS Sulbar Muhammad Ridwan Djafar menegaskan pihaknya terus menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka untuk memperluas cakupan program internet gratis hingga menjangkau wilayah blankspot dan daerah yang masih mengalami lemah sinyal.
Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat, khususnya pelajar dan tenaga pendidik, memperoleh akses yang sama terhadap teknologi informasi. Dengan konektivitas yang semakin baik, aktivitas pendidikan di berbagai daerah di Sulawesi Barat diharapkan terus berkembang dan mampu mencetak generasi muda yang siap bersaing di era digital.
Program Sulbar Digital pun menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mempercepat pemerataan akses internet sekaligus mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi hingga ke pelosok daerah.(*)






