MAMASA — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, menjadi narasumber dalam Retret Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Lingkup Pemkab Mamasa yang digelar di Makodim 1428 Mamasa, Jumat (21/11/2025).
Dalam kesempatan itu, Junda mengapresiasi langkah Pemkab Mamasa yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Sulbar, dalam proses penguatan kapasitas birokrasi. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan sinkronisasi program daerah dengan visi–misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga.
“Kegiatan ini sangat bagus, jadi kita merenungkan kondisi saat ini dan nantinya menyamakan persepsi bagaimana mengatasi masalah yang ada,” ujar Junda.
Pemprov Sulbar hadir membawakan sejumlah materi, termasuk Junda yang menyampaikan materi berjudul “Pemimpin Transformasi Untuk Birokrasi Modern.” Ia menekankan bahwa modernisasi birokrasi hanya bisa tercapai bila pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten berjalan beriringan.
“OPD yang baru dilantik harus berkolaborasi. Tidak jalan sendiri-sendiri. Yang baik itu adalah berkolaborasi,” tegas Junda.
Ia juga menyoroti pentingnya percepatan pertumbuhan ekonomi di tingkat kabupaten sebagai bagian dari target pembangunan provinsi. Junda menyebut target nasional sebesar 8 persen harus dijadikan motivasi bagi seluruh daerah, termasuk Mamasa.
“Kita harus genjot. Target nasional 8 persen. Kalau Sulbar bisa capai 8 persen maka Mamasa harus bisa. Caranya dengan menggerakkan sektor unggulan,” ucapnya.
Junda optimistis Mamasa memiliki potensi besar, terutama di sektor pertanian dan pariwisata. Dengan kolaborasi seluruh OPD serta fokus pada potensi unggulan, ia yakin Mamasa dapat berkembang lebih pesat.(Rls)






