Junda Minta Gerakan Sulbar Mandarras Berdampak Nyata

Suasana rapat koordinasi monitoring dan evaluasi awal Program Gerakan Sulbar Mandarras yang dipimpin Sekprov Sulawesi Barat Junda Maulana di Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (13/10/2026). Dok. Humas Pemprov Sulbar.

MAMUJU, editorial9.com – Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana meminta pelaksanaan Gerakan Sulbar Mandarras terus diperkuat agar berdampak nyata terhadap kebiasaan membaca dan kualitas pendidikan siswa SMA dan SMK.

Permintaan tersebut disampaikan Junda saat memimpin rapat koordinasi monitoring dan evaluasi (monev) awal Program Sulbar Mandarras di Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Selasa (13/10/2026).

Bacaan Lainnya

Junda memimpin rapat tersebut mewakili Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka. Rapat turut dihadiri tim Program Sulbar Mandarras, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Tenaga Ahli Gubernur Hajrul Malik, serta sejumlah undangan lainnya.

Junda mengatakan, monitoring dan evaluasi diperlukan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program selama satu tahun terakhir, sekaligus mengidentifikasi dinamika dan tahapan yang perlu diperhatikan.

“Monitoring dan evaluasi ini penting untuk melihat sejauh mana program Mandarras selama satu tahun ini,” kata Junda.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Gerakan Sulbar Mandarras memiliki sejumlah tahapan yang saling berkaitan. Karena itu, setiap tahapan perlu diperhatikan agar program dapat berjalan sesuai tujuan yang telah direncanakan.

“Setiap tahapan ini saling berpengaruh, Program ini sangat baik sekali karena ini juga tertuang dalam program RPJMD kita di tahun 2025-2029,” ungkapnya.

Menurut Junda, program tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam membangun karakter masyarakat. Upaya itu juga menjadi bagian dari persiapan untuk mewujudkan generasi yang mampu berkontribusi terhadap Indonesia Emas 2045.

Ia menilai, generasi muda yang saat ini masih duduk di bangku sekolah akan memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan bangsa pada masa mendatang.

“Anak-anak kita yang sekarang di Sekolah sekitar 18 tahun kedepan merupakan generasi menggantikan kita menentukan arah bangsa ini kedepan,” ujarnya.

Junda mengatakan, pemerintah daerah akan terus berupaya membekali generasi muda untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Barat.

Dalam pelaksanaan Gerakan Sulbar Mandarras, Junda juga menekankan pentingnya menyesuaikan kegiatan literasi dengan perkembangan teknologi dan minat siswa.

Menurut dia, kebiasaan membaca tidak harus terbatas pada buku cetak. Siswa juga dapat memanfaatkan perangkat elektronik sebagai sarana untuk mengakses bahan bacaan sesuai dengan minat mereka.

“Bagaimana generasi kita rajin membaca, namun bisa terus berinovasi seperti anak-anak membaca lewat elektronik, sesuai keinginan mereka. Jadi tidak ada paksaan kepada anak-anak kita,” tandasnya.

Ia berharap pendekatan tersebut dapat mendorong siswa lebih tertarik membaca dan menjadikan literasi sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.

Junda meminta Dinas Pendidikan dan tim Program Sulbar Mandarras terus bergerak memperkuat pelaksanaan program, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh siswa SMA dan SMK di Sulawesi Barat.

“Semoga ini terus mengalami perkembangan dan Indeks Pembangunan Manusia kita semakin naik,” harapnya.

Melalui monitoring dan evaluasi tersebut, Pemprov Sulbar berharap Gerakan Sulbar Mandarras terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan budaya literasi, pembentukan karakter, serta kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Barat.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *