POLMAN, editorial9.com – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman), mengebut operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Namun, kesiapan koperasi untuk mulai menjalankan kegiatan usaha belum dijelaskan secara terperinci dalam rapat koordinasi yang digelar Pemkab Polman, Selasa (13/10/2026).
Rapat koordinasi percepatan operasionalisasi KDKMP tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Polewali Mandar. Pertemuan ini melibatkan jajaran pemerintah daerah dan TNI untuk memperkuat sinergi dalam mendukung pelaksanaan program koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Sekretaris Daerah Polman Nursaid, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Polman Agusnia Hasan Sulur, serta Kepala Bidang Koperasi Nabil Wijdan Al Hamdani. Unsur perangkat daerah terkait dan jajaran TNI juga turut mengikuti kegiatan tersebut.
Kadis Perindagkop dan UKM Polman, Agusnia Hasan Sulur, mengatakan Rakor ini diarahkan untuk menyamakan persepsi, memperkuat komunikasi antarlembaga, serta mengidentifikasi berbagai hal yang perlu diperhatikan dalam mempercepat operasionalisasi KDKMP.
Pemkab Polman menilai koordinasi lintas sektor diperlukan agar tahapan pelaksanaan program berjalan lebih terarah. Dukungan berbagai pihak diharapkan dapat membantu mengatasi kendala yang berpotensi menghambat kesiapan koperasi.
“KDKMP merupakan program yang diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat melalui kelembagaan usaha di tingkat desa dan kelurahan. Koperasi tersebut diharapkan menjadi wadah untuk mengembangkan kegiatan ekonomi produktif, memperluas akses layanan usaha, dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat setempat,” ucap Agusnia.
“Namun, agar tujuan tersebut tercapai, koperasi tidak cukup hanya memiliki kelembagaan. Kesiapan menjalankan kegiatan usaha, tata kelola yang baik, serta dukungan dari pemangku kepentingan juga menjadi faktor penting dalam memastikan koperasi dapat beroperasi secara berkelanjutan,” sambungnya.
Ia menjelaskan Dinas Perindagkop dan UKM Polman memiliki peran dalam pembinaan, pendampingan, dan penguatan kelembagaan koperasi. Peran tersebut diharapkan dapat membantu KDKMP mempersiapkan kegiatan operasional sesuai ketentuan yang berlaku.
“Keterlibatan unsur TNI dan perangkat daerah terkait dalam rapat tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kerja sama lintas sektor. Sinergi ini diharapkan dapat memperjelas pembagian peran, sekaligus mempercepat tindak lanjut terhadap berbagai kebutuhan operasionalisasi koperasi,” harapnya.
Pemkab Polman berharap KDKMP dapat berkembang menjadi lembaga ekonomi yang dikelola secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Dengan pengelolaan yang baik, koperasi diharapkan mampu memberikan manfaat nyata sekaligus menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat di desa dan kelurahan.(*/Mp)






