PASANGKAYU – Kapal nelayan milik Hasanuddin (53), warga Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut, akhirnya ditemukan di perairan perbatasan Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah. Kapal tersebut ditemukan dalam kondisi terombang-ambing tanpa awak.
Humas SAR Mamuju, Rustam R, mengatakan kapal ditemukan oleh nelayan asal Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, sekitar 18 mil laut dari bibir pantai di perairan lepas.
“Kapal ditemukan tanpa awak oleh nelayan Banawa Selatan. Saat ditemukan, kondisinya hanyut dan tidak ada tanda-tanda keberadaan korban di atas kapal,” ujar Rustam, melalui pres rilisnya, Jumat (26/12/2025).
Selain kapal, tim SAR juga menerima laporan temuan sejumlah barang milik korban. Barang-barang tersebut berupa box peralatan, alat komunikasi, serta identitas korban yang ditemukan di wilayah Sirenja, Kabupaten Donggala.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Sat Polairud Polres Pasangkayu bersama BPBD Kabupaten Pasangkayu mendatangi nelayan yang pertama kali menemukan kapal tersebut untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Hasil pengecekan menunjukkan mesin perahu sudah dalam kondisi dipreteli. Kapal kemudian diamankan sebagai barang bukti,” jelas Rustam.
Ia menambahkan, temuan kapal tanpa awak dan kondisi cuaca buruk yang melanda perairan tersebut beberapa hari terakhir menguatkan dugaan bahwa korban mengalami musibah saat melaut.
Hingga saat ini, upaya pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan melibatkan unsur TNI-Polri, BPBD, serta nelayan setempat. Tim berharap korban dapat segera ditemukan, meski kondisi di lapangan masih terkendala cuaca dan gelombang laut yang cukup tinggi.(*)






