Kebakaran Lahap 30 Hektare Lahan Warga di Polman

Kebakaran melanda lahan produktif milik warga di Dusun Pulluddung, Desa Landi Kanusuang, Kecamatan Mapilli, Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Minggu (4/10/2026). Kebakaran diperkirakan menghanguskan sekitar 30 hektare lahan. Dok. Polres Polman.

POLMAN, editorial9.com –  Kebakaran melahap sekitar 30 hektare lahan produktif milik warga di Dusun Pulluddung, Desa Landi Kanusuang, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Api baru berhasil dipadamkan setelah tim gabungan berjibaku selama sekitar enam jam.

Kebakaran terjadi pada Minggu (4/10/2026). Api diketahui sekitar pukul 12.00 WITA setelah personel piket jaga Polsubsektor Mapilli menerima informasi adanya kebakaran lahan.

Bacaan Lainnya

Personel kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan pemantauan sekaligus membantu proses pemadaman. Sekitar pukul 12.30 WITA, dua unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Polman tiba dan langsung melakukan pemadaman.

Upaya tersebut turut dibantu masyarakat sekitar menggunakan peralatan seadanya. Sekitar pukul 13.00 WITA, Regu I Patmor Sat Samapta Polres Polman yang dipimpin Ps Kanit Turjawali Sat Samapta Polres Polman AIPDA La Kise juga tiba di lokasi.

Tim gabungan terus berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke area lainnya. Personel BNPB kemudian tiba sekitar pukul 15.30 WITA dan bergabung dalam proses pemadaman.

Polres Polman bersama Tim Satgas Karhutla Kabupaten Polman berkoordinasi dengan Damkar, BNPB, TNI dan masyarakat dalam menangani kebakaran tersebut.

Ps Kanit Turjawali Sat Samapta Polres Polman AIPDA La Kise mengatakan personel langsung bergerak setelah menerima informasi kebakaran.

“Personel kami langsung bergerak ke lokasi dan bergabung dengan Tim Satgas Karhutla Kabupaten Polman serta unsur terkait lainnya untuk melakukan pemadaman. Kami bersama-sama berupaya mengendalikan api agar tidak meluas ke area lainnya,” ujar AIPDA La Kise.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WITA. Meski kobaran api telah padam, personel gabungan tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

“Setelah api berhasil dipadamkan, kami tetap melakukan pemantauan di lokasi. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api,” tambahnya.

Berdasarkan pendataan awal, kebakaran berdampak pada lahan produktif milik sejumlah warga dengan luas diperkirakan mencapai sekitar 30 hektare. Namun, pendataan luas lahan yang terdampak masih dilakukan oleh pihak terkait.

Seluruh penanganan kebakaran berakhir sekitar pukul 19.00 WITA dalam kondisi aman dan kondusif.

Polres Polman bersama Tim Satgas Karhutla mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan. Warga juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sebelum meluas.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *