Mamuju – editorial9 – Kepala perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulbar, Hasoloan Manalu, resmi berganti.
Hal itu ditandai dengan dilantiknya Harri Bowo, oleh PJ Gubernur Sulbar, Akmal Malik, di Kantor Gubernur Sementara (Eks.Rujab Wagub), Minggu, 17/07/22.
Dalam kesempatannya, Akmal Malik, selain menyampaikan selamat dan terimakasih, ia juga menjelaskan, BPKP menjadi kekuatan eksekutif dalam melakukan pengawasan terkait dengan persoalan akuntabilitas.
“Kami juga ingin mengajak teman-teman BPKP untuk lebih tajam menguliti terkait dengan persoalan akuntabilitas. Bercerita tentang akuntabilitas, tentunya kita bercerita tentang bagaimana program planningnya ya bagaimana realisasinya,” ungkapnya.
Selain itu, ia mengajak seluruh stakeholder di Sulbar, agar membangun kekompakan bekerjasama dalam menyelesaikan persoalan di daerah.
“Mulai dari tingkat provinsi maupun kabupaten kota bagaimana bersinergi bersama-sama melaksanakan urusan. Yang punya urusan ya pusat. Pak Presiden menyerahkan para menteri-menteri. Siapa yang mengeksekusi urusan-urusan itu pemerintah daerah,” ungkapnya.
“Siapa itu pemerintah daerah provinsi dan kabupaten kota bersama DPRD. Indikator Kinerja Provinsi tanpa adanya kabupaten itu tidak mungkin, itulah pentingnya kolaborasi,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala BPKP, Deputi Bidang Investigasi, Agustina Arumsari, berharap Harry Bowo, diterima sebagai mitra kerja sehingga mitra kerjasama dapat ditingkatkan.
“Kepada Harry Bowo, dapat segera aktif bertugas dan kami percaya saudara mampu menjalankan amanah ini. Kepada Hasoloan Manali (Kanwil BPKP Kaltim) Manalu terima kasih atas kinerjanya selama bertugas di Sulbar,” tutur Agustina via zoom.(Rls/Mp)






