Mamuju – editorial9 – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulawesi Barat (KPID Sulbar), menggelar sosialisasi Analog Switch Off (ASO), di Kantor Camat Mamuju, Senin,18/07/22.
Koordinator Bidang PS2P KPID Sulbar, Firman Getaran, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk terus mengenalkan siaran digital pada khalayak.
“KPID, tanpa henti akan terus menggaungkan siaran digital ini ketengah-tengah masyarakat kita,” ucap Firman.
Menurutnya siaran digital sangat membantu masyarakat dalam memperoleh siaran yang berkualitas dari segi tampilan gambar serta suara yang sangat bening dan jernih.
“Hal lain, yang menjadi alasan kenapa harus beralih kesiaran digital adalah karena siarannya berbasis free to air atau bebas biaya,” terangnya.
“Sehingga, masyarakat bisa menikmati aneka ragam siaran tanpa perlu merogoh kocek lagi,”sambungnya.
Firman juga menjelaskan bahwa, sosialisasi ASO tersebut dilakukan oleh lembaga KPID, sebagai upaya mendekatkan dan memasyarakatkan siaran digital.
“Kami juga, ingin merubah paradigma yang terbangun bahwa siaran digital ini hanya diperuntukkan kepada warga penerima bantuan yang terdata di DTKS. karena hanya mereka yang bisa mendapatkan Set Top Box (STB),” jelasnya.
Padahal sesungguhnya, kata Firman, siaran digital ini adalah milik bersama, milik semua orang.
“Yang membedakannya, STB diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat penerima bantuan,” katanya.
Lebih lanjut ia juga mengajak pada seluruh masyarakat, untuk membantu lembaga KPID menyampaikan tentang manfaat dari siaran digital.
“Agar sosialisasinya semakin meluas,” pungkasnya.
Sementara itu Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Mamuju, Artis Efendi, mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan KPID. Ia menilai ASO perlu untuk sosialisasi secara berkesinambungan.
“Oleh karena itu pemerintah kabupaten harus hadir dalam mengawal program pemerintah pusat dan tentunya, bersinergi dan berkolaborasi dengan KPID Sulbar.
Pemerintah dan KPID, secara bersama harus menjadi corong informasi secara menyeluruh, agar migrasi siaran digital benar-benar sampai, menyentuh dan dirasakan oleh masyarakat kita,” tutur Artis Efendi.
Dalam kegiatan itu, KPID Sulbar menyerahkan STB kepada 5 lurah se Kecamatan Mamuju. Hal itu dilakukan, agar pemerintah ditingkat kelurahan membantu, mengenalkan ASO dan perangkat STB ini ke masyarakat, yang dilanjutkan dengan simulasi untuk menyandingkan siaran analog dan siaran digital.(Rls/Mp)






