Sulbar – Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), melakukan kunjungan kerja ke Dinas Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa 16/01/24.
Agenda yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Sulbar, Sukri Umar itu turut dihadiri oleh anggota Komisi I DPRD Sulbar lainnya yakni Hasan Bado, H.Syarifuddin, H.Damris, Kepala Dinas ESDM dan Sekertaris Dinas PU Sulbar serta beberapa staf Sekretariat DPRD Sulbar.
Dalam kesempatan itu, Sukri, menyampaikan tujuan kunjungan Komisi III DPRD Sulbar tersebut dalam rangka sharing tentang pengelolaan aset alat berat untuk menaikkan PAD.
“Sebab belum ada pengelolaan tersistem dengan indicator yang akuntabel, kami ingin tahu bagaimana pengelolaan yang dilakukan di Sulsel, kami ingin menerapkan pengelolaan yang benar dengan dasar yang ada sesuai SOP,” ucap Sukri.
“Mengenai PAD, apakah ada target yang diberikan oleh pemerintah daerah tentang pengelolaan tersebut” sambungnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Workshop BMBK Sulsel, Arianto menyampaikan bahwa tahun ini capaian melampaui target yang diberikan BAPENDA.
“Tahun 2022 target kami di angka 295 juta per tahun dengan jumlah aset 18 unit. Tapi tidak semua dalam kondisi baik, hanya 5 unit yang beroperasi dalam kondisi baik” ucap Arianto.
Untuk PAD kata Arianto, sebenarnya bukan tugas utama BMBK, Tugas kami hanya melayani UPT di 6 wilayah untuk menyediakan alat dan peralatan.
“Tapi disatu sisi kami juga dibebankan untuk meningkatkan PAD. Tugas kami juga penanggulangan bencana, jadi PAD ini hanya termasuk tugas tambahan bagi kami,” katanya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, terkait SOP untuk penyewaan alat berat pihaknya sejak 2022 lalu telah menerapkan hal tersebut.
“Dan SOP ini efektif dijalankan sudah 90% kami jalankan. Adapun tahun ini pembayaran sudah menggunakan QRIS dan rekanan langsung yang membayar,” tutupnya.(*)






