MAMUJU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh Program PASTI PADU (Penanganan Kemiskinan dan Penurunan Stunting Terpadu) yang digagas oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
Dukungan itu ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Mamuju, Suaib, saat membuka Workshop Implementasi Program Pencegahan dan Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem Terpadu, di Aula Kantor Bupati Mamuju, Senin (4/8/2025).
“Saya sudah meminta langsung kepada Gubernur dan Sekda Provinsi, agar dapat dilakukan penimbangan terhadap anak-anak pegawai provinsi satu kali sebulan oleh tim dari Puskesmas Rangas,” kata Suaib dalam sambutannya.
Menurutnya, kerja sama antara Pemkab Mamuju dan Pemprov Sulbar penting untuk memastikan program berjalan optimal hingga ke tingkat keluarga.
“Ini bentuk komitmen kami agar program tidak hanya berhenti di atas kertas, tapi benar-benar menyentuh masyarakat,” tambahnya.
Workshop ini digelar sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam mengimplementasikan program PASTI PADU secara terpadu.
Kolaborasi lintas pemerintah ini diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting dan kemiskinan ekstrem di Mamuju dan wilayah Sulawesi Barat secara umum.
“Kalau kita kerja bersama, insya Allah target-target pembangunan bisa tercapai,” ujar Suaib.
Program PASTI PADU merupakan inisiatif Pemprov Sulbar dalam menangani dua persoalan utama: kemiskinan dan stunting, yang selama ini menjadi tantangan di daerah.(*)






