MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersiap menghibahkan lahan seluas sekitar 960.150 meter persegi atau setara 96 hektare untuk mendukung pengembangan Bandara Tampa Padang. Hibah lahan tahap awal tersebut kini memasuki proses penuntasan administrasi dan legalitas.
Kesiapan itu dibahas dalam rapat yang digelar Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan (Perkimtanhub) Sulbar pada Kamis (6/2/2026) di Mamuju.
Lahan yang akan dihibahkan merupakan bagian dari total kebutuhan pengembangan bandara seluas 1.628.001 meter persegi. Pemerintah daerah memastikan seluruh lahan yang telah dibebaskan dalam kondisi clear and clean sebelum diserahkan.
Kepala Dinas Perkimtanhub Sulbar, Maddareski Salatin, mengatakan rapat tersebut bertujuan menyamakan persepsi lintas instansi agar proses hibah berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Rapat ini untuk memastikan seluruh tahapan hibah lahan Bandara Tampa Padang berjalan tertib, mulai dari status lahan, pengukuran, sertifikasi, hingga penyerahan aset,” kata Maddareski.
Ia menegaskan, proses hibah lahan dilakukan secara transparan dan akuntabel, sesuai arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, guna menghindari potensi persoalan hukum di kemudian hari.
“Kami ingin memastikan lahan yang dihibahkan benar-benar tidak bermasalah. Karena itu, koordinasi dengan BPN, BPKAD, dan pihak bandara menjadi sangat penting,” ujarnya.
Menurut Maddareski, kesiapan lahan merupakan faktor kunci percepatan pengembangan Bandara Tampa Padang yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat Sulbar.
“Pengembangan bandara ini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Jika lahannya siap, proses pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Dalam rapat tersebut, turut dibahas sejumlah aspek teknis, mulai dari progres pengukuran dan pemetaan lahan, kejelasan batas bidang tanah, hingga kesiapan sertifikasi oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Rapat dihadiri oleh Kepala Bandara Tampa Padang Indra Triyantono, Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perkimtanhub Fauzan, perwakilan BPN Kabupaten Mamuju yang diwakili Kepala Seksi Pengukuran Randi, perwakilan Kantor Wilayah BPN Sulbar, serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulbar yang diwakili Kepala Bidang Aset Andi Muh. Bisyri.
Pemerintah Provinsi Sulbar berharap seluruh proses hibah lahan tahap awal ini dapat segera dituntaskan agar pengembangan Bandara Tampa Padang berjalan sesuai rencana dan memperkuat layanan transportasi udara di wilayah tersebut.
Langkah ini juga sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar SDK–JSM, khususnya dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan hidup.(*)






