MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menggelar apel besar yang dirangkaikan dengan halal bihalal di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar, Senin (30/3/2026).
Apel tersebut dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dan dihadiri Sekretaris Daerah Junda Maulana serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar.
Dalam arahannya, Suhardi Duka menyoroti dinamika global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah yang dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi hingga ke daerah.
Sebagai langkah antisipasi, Pemprov Sulbar menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama empat hari kerja, yakni Senin hingga Kamis, sementara Jumat ditetapkan sebagai hari libur.
“Kebijakan ini diharapkan bisa membantu mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah potensi dampak dari kondisi global,” kata Suhardi.
Ia juga menyebut, hari libur dapat dimanfaatkan secara produktif oleh ASN, termasuk untuk kegiatan ekonomi rumahan guna menambah penghasilan di tengah ketidakpastian ekonomi.
Selain itu, Suhardi memastikan hingga saat ini belum ada indikasi kenaikan harga bahan pokok di Sulawesi Barat, seiring adanya intervensi pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Semoga kondisi global ini tidak berlangsung lama sehingga tidak berdampak pada kenaikan harga pangan,” ujarnya.
Gubernur juga mengimbau masyarakat agar mulai menghemat penggunaan BBM sebagai langkah antisipatif menghadapi ketidakpastian global.
Apel besar tersebut ditutup dengan kegiatan halal bihalal. Para peserta secara bergiliran bersalaman dengan gubernur, sekretaris daerah, serta para kepala OPD dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.(*)






