Seleksi Paskibraka Sulbar 2026 Dibuka, Sekda Tekankan Disiplin dan Kepemimpinan

MAMUJU – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, resmi membuka seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sulbar tahun 2026, Senin, 4 Mei 2026.

Seleksi ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulbar dan dijadwalkan berlangsung selama lima hari.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 90 peserta dari seluruh kabupaten di Sulbar mengikuti tahapan seleksi tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 67 orang akan dinyatakan lolos. Dua peserta terbaik di antaranya akan mewakili Sulbar ke tingkat nasional, sementara 65 lainnya bertugas sebagai Paskibraka tingkat provinsi.

Peserta yang belum berhasil di tingkat provinsi akan dikembalikan ke daerah masing-masing untuk mengisi formasi Paskibraka di tingkat kabupaten.

Dalam arahannya, Junda Maulana memotivasi para peserta agar menjadikan seleksi ini sebagai pengalaman berharga dalam kehidupan.

“Ini adalah sebuah proses. Pasti ada yang lolos dan ada yang tidak. Jangan kecewa bagi yang belum berhasil, karena ini bagian dari perjalanan kehidupan,” ujar Junda Maulana.

Ia menegaskan, para peserta merupakan bagian dari generasi emas menuju Indonesia 2045. Karena itu, setiap tantangan yang dihadapi saat ini dinilai sebagai proses pembentukan karakter.

Menurutnya, ada sejumlah aspek penting dalam penilaian seleksi, mulai dari kedisiplinan, kemampuan manajemen waktu, keterampilan baris-berbaris, hingga jiwa kepemimpinan.

“Paskibraka harus disiplin. Tanpa disiplin akan sulit. Selain itu, kemampuan mengatur waktu, keterampilan baris-berbaris, serta nilai-nilai kepemimpinan juga menjadi bagian penting dalam penilaian, selain postur,” jelasnya.

Ia juga berharap seluruh proses seleksi berjalan secara adil dan transparan sehingga peserta terbaik dapat terpilih.

“Kita berharap proses ini berjalan fair, karena semua peserta memenuhi persyaratan. Tinggal siapa yang terbaik di antara mereka, itulah yang akan terpilih,” tutup Junda Maulana.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *