Mamuju – Bupati Kabupaten Mamuju, Sutinah Suhardi mengakui perkembangan dan kemajuan Kabupaten Mamuju tidak dapat dilepaskan dari kehadiran transmigran sejak puluhan tahun silam.
Hal itu diutarakan saat menghadiri acara penyuluhan transmigrasi, yang digelar Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja di Wisma Malaqbi Mamuju, Selasa, 16 Juli 2024.
“Tidak hanya berorientasi untuk pembukaan lahan baru, namun juga perihal peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Semua ini tidak lepas dari kerja keras para transmigran yang sejak dulu menjadi bagian dalam pembangunan Mamuju,” ucap Sutinah.
Selain itu ia juga mengungkapkan bahwa, dirinya tidak pernah menganggap transmigran di Kabupaten Mamuju sebagai pendatang.
“Disini tidak ada pendatang, siapapun yang datang ke Mamuju dan hidup bersama kita, namanya sudah jadi orang Mamuju dan jadi saudara kita.” ungkapnya.
Lebih lanjut Bupati perempuan pertama di Provinsi Sulbar itu menuturkan warga transmigran dikenal dengan etos kerja dan semangat pantang menyerah, sehingga membuat Mamuju lebih dinamis dan berkembang lebih cepat.
“Karena itu, kita harus terus mendorong pembentukan daerah transmigrasi baru, sebab di Mamuju masih banyak ruang dan lahan yang perlu kita kembangkan,” bebernya.
“Saya tidak mau kalau nanti kita sudah dorong, pemerintah pusat juga sudah mendukung, malah masyarakatnya lagi yang menolak. Kita harus merangkul warga transmigran,” sambungnya.
Sementara itu, salah seorang peserta penyuluhan, Badaruddin asal Kecamatan Tapalang, mengamini hal tersebut.
“Kalau nanti warga transmigran sudah datang, akan kami sambut dengan baik dan anggap. Kedatangannya sudah lama kami nantikan.” tutur Badaruddin.(*)






