Temui Mensos, Wagub Sulbar Usulkan 10 Miliar Bansos 

Wagub Sulbar Salim S.Mengga, saat bertemu Menteri Sosial Saifullah Yusuf, di Jakarta.

Jakarta – Wakil Gubernur (Wagub ) Provinsi Sulbar, Salim S.Mengga, melakukan audiensi dengan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, Jakarta, Senin, 5 Mei 2025.

Dalam pertemuan itu, Salim mengusulkan anggaran 10 Miliar lebih untuk Bantuan Sosial (Bansos), dalam rangka pengentasan angka kemiskinan di Provinsi Sulbar.

Bacaan Lainnya

Salim memaparkan sejumlah program prioritas Pemprov Sulbar, untuk pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Salah satu program tersebut adalah pengurangan beban pengeluaran masyarakat miskin melalui pemberian bantuan tunai kepada 5.022 KK, dengan total anggaran sebesar Rp10.044.000.000. Setiap KK menerima bantuan sebesar Rp2.000.000,” ucap Salim.

Adapun kriteria penerima bantuan adalah rumah tangga yang termasuk dalam P3KE Desil 1 persentil 1–4, bukan penerima PKH, bukan penerima BPNT/sembako, bukan pensiunan ASN/TNI/Polri, serta terdaftar dalam DTKS/DTSEN.

“Selain bantuan tunai, Pemprov Sulbar juga menjalankan program pengentasan kemiskinan, berbasis peningkatan pendapatan. Seperti bantuan sosial Kube, bantuan usaha ekonomi produktif perorangan,” ungkap Salim.

“Bantuan dan bimbingan sosial bagi kelompok rentan (disabilitas, lansia, gelandangan dan pengemis, anak terlantar, pekerja migran, dan lainnya), bantuan serta bimbingan kepada potensi sumber kesejahteraan sosial seperti LKS, Karang Taruna, Tagana dan veteran,” sambungnya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar Kemensos mendukung penuh program-program Pemprov Sulbar, dalam percepatan pengentasan kemiskinan.

“Program yang kami paparkan, sangat membantu dan memberikan keterampilan kepada masyarakat agar dapat mandiri dalam meningkatkan taraf hidup,” harapnya.

Mantan anggota DPR-RI itu juga memaparkan kondisi terkini terkait kemiskinan di Sulbar.Ia membandingkan tingkat kemiskinan di Pulau Sulawesi pada periode Maret 2023 hingga Maret 2024.

“Persentase penduduk miskin di Sulawesi Barat pada Maret 2024 tercatat sebesar 11,21 persen, menurun 0,28 persen dibandingkan Maret 2023,” terangnya.

Jumlah penduduk miskin pada Maret 2024 sebanyak 162,19 ribu jiwa, turun 1,95 ribu orang dibandingkan Maret 2023 yang mencapai 164,14 ribu jiwa.

“Sementara itu, kemiskinan ekstrem di Sulbar berdasarkan rilis BPS per 1 Juli 2024 sebesar 1,46 persen, atau sekitar 12,54 ribu jiwa,” tutur purnawirawan jenderal TNI AD itu.

Salim juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan bersinergi dengan Kemensos dalam pelaksanaan program sosial di Sulbar.

Untuk diketahui, dalam agenda audiensi itu Salim didampingi Kepala Dinas (Kadis) Sosial Pemprov Sulbar, Wahab Hasan Sulur.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *