Temukan Ratusan Data Pemilih Anomali, Bawaslu Mamuju Minta Coklit Ulang 

Mamuju – Bawaslu Kabupaten Mamuju, mendapati adanya ratusan data pemilih anomali atau pemilih yang tidak diketahui, dalam proses Pencocokan Dan Penelitian (Coklit) data pemilih untuk Pilkada 2024, yang dilakukan panitia pemutakhiran daftar pemilih (Pantarlih).

Hal itu diutarakan oleh Komisioner Bawaslu Kabupaten Mamuju, Zulkifli, usai acara sosialisasi non Perbawaslu, di Hotel D’Maleo, Mamuju, Jumat, 19/07/24.

Bacaan Lainnya

Zulkifli mengatakan, berdasarkan temuan PKD pemilih ini ada di daftar penduduk potensial pemilih, namun tidak dikenali oleh pemerintah setempat.

“Rumahnya tidak diketahui, orangnya juga tidak dikenal,” ucap Zulkifli.

Olehnya itu, secara kelembagaan Bawaslu kabupaten Mamuju mendorong agar data pemilih anomali ini bisa terfaktualkan.

“Apa betul ada atau tidak, kalau pun memang betul ada ya di Coklit.Tapi kalau memang betul tidak ada, ya tidak ada ruang lain,” tukasnya.

Selain itu ia mengungkapkan, bahwa hingga saat ini pihaknya belum bisa menyampaikan jumlah data anomali tersebut secara menyeluruh, karan inormasinya juga baru hanya sebatas laporan langsung dari PKD.

“Tapi, untuk di kelurahan Rangas kecamatan Simboro itu, ada ratusan,” ungkapnya.

Koordiv hukum pencegahan partisipasi masyarakat dan hubungan masyarakat Bawaslu Mamuju itu juga menampik perihal adanya data anomali tersebut.

“Untuk di kecamatan lain juga memang sudah ada. Tapi yang kami sampaikan diteman-teman di tingkat desa melalui Panwascam untuk segera difaktualkan dan dikoordinasikan dengan pemerintah desa atau kelurahan ,” tutupnya.(Mp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *