Wagub Sulbar Tegaskan Peran PKB Kawal Panca Daya

Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga menyampaikan sambutan saat menghadiri Musyawarah Wilayah DPW PKB Sulbar di Waterpark Hotel Maleo, Mamuju, Rabu (10/11/2025). Dok. Humas Pemprov Sulbar.

MAMUJU – Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Salim S Mengga menegaskan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memiliki peran strategis dalam mengawal dan menyukseskan implementasi Panca Daya, misi pembangunan Pemerintah Provinsi Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga.

Penegasan tersebut disampaikan Salim saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulbar yang digelar di Waterpark Hotel Maleo, Mamuju, Rabu (10/11/2025).

Bacaan Lainnya

Salim menjelaskan, Panca Daya merupakan cita-cita bersama untuk menghadirkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera. Misi tersebut mencakup pembangunan daerah yang berdaya saing, mandiri secara ekonomi, unggul kualitas sumber daya manusia, kuat dari sisi infrastruktur, lestari lingkungannya, serta menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Pada momentum ini kami menegaskan bahwa peran Partai Kebangkitan Bangsa sangat strategis dalam mengawal, memperkuat, dan menyukseskan implementasi Panca Daya melalui kerja-kerja politik yang berpihak kepada rakyat,” kata Salim.

Menurutnya, PKB memiliki kontribusi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Keberpihakan PKB kepada petani, nelayan, pelaku UMKM, masyarakat desa, hingga kelompok rentan menjadi kunci agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata.

“Pertumbuhan ekonomi tidak hanya dilihat dari angka, tetapi juga harus menghadirkan keadilan, kemandirian, dan kesejahteraan yang berkesinambungan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Salim juga menilai PKB berperan dalam percepatan pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, PKB dinilai aktif mendorong peningkatan kualitas pendidikan, penguatan pesantren dan lembaga keagamaan, serta ikut memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel melalui fungsi legislasi.

Olehnya itu, Pemerintah Provinsi Sulbar menaruh harapan besar agar PKB terus menjadi jembatan aspirasi antara rakyat dan pemerintah, sekaligus menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah.

“PKB diharapkan menjadi kekuatan politik yang menyejukkan, menjaga nilai-nilai kebangsaan, keislaman, dan toleransi,” tutur Salim.

Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, persatuan dan kebersamaan dalam membangun daerah harus tetap menjadi prioritas utama.

“Mari kita jadikan Sulawesi Barat sebagai rumah besar bersama yang kita rawat kebersamaan, kita bangun dengan keikhlasan, dan kita jaga dengan cinta demi masa depan yang lebih baik, maju, dan sejahtera,” katanya.

Menutup sambutannya, Salim menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus dan kader PKB yang mengikuti Muswil DPW PKB Sulbar. Ia berharap musyawarah wilayah tersebut berjalan lancar, demokratis, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi PKB, Sulawesi Barat, serta bangsa Indonesia.

Muswil DPW PKB Sulbar turut dihadiri Wakil Ketua Umum DPP PKB sekaligus Ketua Fraksi PKB DPR RI Jazilul Fawaid, Anggota DPR RI Fraksi PKB Ahmad Fauzi, Ketua DPW PKB Sulbar KH Syibli Sahabuddin, serta sejumlah anggota DPRD dari PKB.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *