Sulbar – editorial9 – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar), kembali melakukan mutasi terhadap 15 pejabat eselon empat (IV). Hal itu dilakukan, dalam rangka pengisian jabatan yang lowong.
Mutasi tersebut, ditandai dengan dilantiknya 1 pejabat administrator dan 14 pejabat pengawas, oleh Gubernur Sulbar, Alibaal Masdar (ABM), di Tribun Lapangan Upacara Kantor Gubernur, Kamis, 30/12/21.
Menurut ABM, pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat administrator dan pengawasan, sifatnya pengisian jabatan lowong, yang terdampak penyederhanaan organisasi.
“Melalui kesempatan ini, saya mengajak kepada kita semua untuk senantiasa bekerja dengan baik, jujur dan amanah. Jadilah pelayan masyarakat, sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing,” ucap ABM.
Selain itu, ia mengungkapkan, mutasi pejabat tersebut selain untuk penyegaran juga adalah kebutuhan organisasi yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan program kerja gubernur.
“Guna kelancaran pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan bidang dan tugasnya masing-masing,” ungkapnya.
Berikut daftar nama-nama pejabat eselon Empat yang dilantik :
1. Faisal S.Pd.i dari kepala subbagian kesejahteraan rakyat non pelayanan dasar pada bagian kesejahteraan rakyat, Biro Tapem dan Kesra, menjadi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat di biro Tapem dan Kesra.
2. Sumarni S.Sos dari pelaksana pada badan kepegawaian daerah, menjadi Kepala Subbagian kesejahteraan rakyat non pelayanan dasar di bagian kesejahteraan rakyat, biro Tapem dan Kesra.
3. Hasan, SE, dari kepala subbagian tata usaha di UPTD pengawasan ketenagakerjaan wilayah I Disnakertrans, menjadi kepala seksi rehabilitasi sosial korban penyalahgunaan Napza, tuna sosial, korban tindak kekerasan dan korban perdagangan orang di bidang rehabilitasi orang Dinsos.
4. Asdudi, S.Ip, dari pelaksana pada badan pengelola keuangan dan pendapatan daerah, menjadi kepala seksi pengasuhan alternatif dan pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya di bidang pemenuhan hak anak dinas PPPA.
5. Daniel Appulembang, SP, dari kepala seksi informasi dan pemasaran benih di UPTD balai benih ikan pantai poniang, dinas kelautan dan perikanan, menjadi kepala seksi keamanan pangan di bidang penganekaragaman dan konsumsi keamanan pangan Dinas Ketapang.
6. Hadiwijaya, SE, M.Si, dari pelaksana di dinas perkebunan daerah, menjadi kepala Subbagian program dan pelaporan di sekretariat dinas perkebunan.
7. Syamsul Bahri, S.TP, dari kepala Subbagian program dan pelaporan di sekretariat dinas perkebunan, menjadi kepala seksi gangguan usaha dampak perubahan iklim dan pencegahan kebakaran di bidang perlindungan perkebunan, dinas perkebunan daerah.
8. Muhammad Auwaluddin, ST, dari pelaksana di Dinas Perumahan dan Pemukiman Daerah, kini menjabat sebagai Kepala seksi pemetaan wilayah izin Minerba bidang mineral dan batubara di dinas ESDM.
9. Muhammad Hasim Saenong, dari kepala seksi pelatihan dan pencegahan kebakaran di bidang kebakaran Satpol PP dan Damkar, kini menjabat kepala seksi bina potensi masyarakat di bidang perlindungan masyarakat, Satpol PP dan Damkar.
10. Abdillah Makkarana, SE, M.I.Kom, dari penyusun bahan rencana program di Dishub, kini menjabat kepala Subbidang agribisnis industri dan investasi di bidang perekonomian dan SDA Bappeda.
11. Suryadi Suking, S.Pd, dari analisis desa dan kelurahan di Dinas PMD, kini menjabat sebagai Kepala Subbidang sertifikasi kompetensi di bidang sertifikasi kompetensi dan pengelolaan kelembagaan BPSDM.
12. Aras, SE, dari kepala seksi rehabilitasi sosial korban penyalahgunaan Napza, tuna sosial, korban tindak kekerasan dan korban perdagangan orang di bidang rehabilitasi orang Dinsos, kini menjabat, sebagai pelaksana di Dinsos.
13. Muhammad Bakri, SP, MM, dari kepala seksi keamanan pangan di bidang penganekaragaman dan konsumsi keamanan pangan di Dinas Ketapang, kini menjadi pelaksana di Dinas Ketapang.
14. Ir. H. Sukri, dari kepala seksi gangguan usaha dampak perubahan iklim dan pencegahan kebakaran di bidang perlindungan perkebunan, dinas perkebunan daerah, kini menjadi pelaksana di dinas perkebunan.
15. Hj. Salma, dari kepala seksi bina potensi masyarakat di bidang perlindungan masyarakat Satpol-PP dan Damkar, kini menjadi pelaksana di Satpol PP dan Damkar.(Ayu/Mp)






