Absen di Pemaparan Visi – Misi, Sutinah Tetap Berpeluang Kendarai Golkar

  • Whatsapp
Ketua DPD II Partai Golkar Mamuju, H.Damris bersama Bakal Calon Bupati Mamuju Sutinah Suhardi.

Mamuju – editorial9 – Dalam rangka menepis adanya issu, atas ketidakhadiran Sutinah Suhardi, dalam agenda pemaparan visi dan misi bakal calon bupati  yang dilaksanakan oleh DPD I Partai Golkar Sulawesi Barat beberapa waktu lalu, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Mamuju, H.Damris, angkat bicara.

Menurut Damris, bahwa untuk Bakal Calon (Balon) Bupati di Kabupaten Mamuju, yang memiliki peluang untuk mengantongi rekomendasi dari DPP Partai Golkar, adalah kandidat yang siap menggandeng kader serta keluarga besar dari partai berlambang pohon beringin itu.

Bacaan Lainnya

“Sutinah Suhardi adalah bakal calon bupati yang paling berpeluang mendapatkan rekomendasi DPP Partai Golkar, karena Sutinah Suhardi ikut mensurvey dan menggadang sejumlah kader Golkar menjadi calon wakilnya,” ucap Damris, Senin, 17/02/20.

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat itu juga menambahkan, bahwa penyebab utama sehingga Sutinah Suhardi tidak hadir dalam agenda pemaparan visi dan misi yang diselenggarakan oleh DPD I Partai Golkar, lantaran putri kandung Suhardi Duka (SDK) itu, tidak sedang berada di wilayah Kabupaten Mamuju.

“Bu Tina, bukan tidak mau hadir menyampaikan visi – misinya, tapi ada pertemuan dengan bu Kapolri di Jakarta. Visi- misinya ada dia serahkan secara tertulis ke partai Golkar,” ungkapnya.

Lebih lanjut Tokoh PUS itu juga menegaskan, jika DPP Partai Golkar memberikan rekomendasinya pada calon yang tidak mengakomodir kader, maka Ia surat tersebut tidak akan ditindaklanjutinya.

“Kalau rekomendasi itu diberikan ke calon lain, sementara ada kader Golkar yang mau maju, maka saya pastikan tidak akan mau tandatangan di KPU,” tegasnya.

Sementara itu, secara terpisah wakil ketua DPD I Partai Golkar Sulbar bidang pemenangan Pemilu Hamzah Sunuba, mengatakan meski tidak ikut menyampaikan visi-misinya pada rapat pleno, namun bakal calon yang telah mendaftar tetap memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan rekomendasi DPP.

“Menjadi catatan iya, tapi bukan penghalang untuk tidak mendapatkan rekomendasi, apalagi kalau calon tersebut berpasangan dengan kader Golkar, pasti itu menjadi nilai tambah bagi Tina. DPP dalam setiap kesempatan mengatakan selalu memprioritaskan kader dalam Pilkada,“ jelas ketua Fraksi Golkar itu.(Lalu/FM)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.