Mamuju – editorial9 – KPID ingin mengambil peran dalam rangka menopang pembangunan IKN, di Kalimantan Timur (Kaltim).
Hal itu disampaikan Ketua KPID Sulbar, Mu’min, saat audiensi dengan PJ Gubernur Sulbar, Akmal Malik, di Kantor Gubernur, Jumat, 19/08/22.
“Penguatan konten lokal, adalah upaya KPID Sulbar mensinergikan dengan pemerintah agar beragam produk dan komoditas dari Sulbar, bisa tersiar melalui promosi yang ditayangkan oleh lembaga penyiaran,” ucap Mu’min.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar FGD, tentang penguatan konten lokal, menyongsong Sulbar sebagai penopang IKN.
“Dengan melibatkan pengelola Lembaga Penyiaran (LP) yang ada di wilayah Sulbar serta pemangku kepentingan, yang beririsan langsung dengan pengembangan penyiaran di daerah,” ungkapnya.
KPID ingin konten lokal 10 persen itu wajib ditayangkan di jam-jam produktif agar dapat dilihat oleh masyarakat luas.
“Sehingga, menjadi ajang promosi dan pada akhirnya orang akan tahu dan mengenal Sulbar dari konten lokal yang ditayangkan,” jelasnya.
Mantan pengurus PB.HMI itu juga mengajak PJ Gubernur Sulbar, Akmal Malik, untuk hadir dalam agenda FGD penguatan konten lokal, yang akan digelarnya.
“Agar KPID, dapat melakukan tugas dan fungsi dengan baik mengawal dan menata LP di daerah, supaya semakin berkembang dan memberi kontribusi positif terhadap pembangunan di Sulbar dan di ibu kota negara baru,” bebernya.
Sementara itu, Koordinator Bidang PS2P KPID Sulbar, Firman Getaran,menambahkan bahwa tahun ini pihaknya akan menggelar event KPID Sulbar Award 2022.
“Sebagai ajang pemberian beragam apresiasi kepada pemerintah, pemerhati penyiaran, tokoh masyarakat peduli penyiaran dan para lembaga penyiaran se-Sulbar,” ujar Firman.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa salah satu titik fokus yang akan menjadi penekanan dalam agenda tersebut, adalah konten lokal.
“Kami, ingin lembaga penyiaran menyiarkan konten lokal ini secara intens setiap harinya,” ungkap Firman.
Di tempat yang sama, PJ Gubernur Sulbar, Akmal Malik, berharap agar KPID terus mengedukasi masyarakat terkait siaran yang baik untuk dilihat.
“Pertahankan apa yang telah dikerjakan dan hasilnya sudah baik,” ujar Akmal Malik.
Ia juga meminta KPID agar membuat event dengan mengundang orang pusat agar Sulbar semakin dikenal di luar.
“Karena, masih banyak pejabat di pusat tidak pernah berkunjung dan melihat Sulbar secara langsung,” tukasnya.
Terkait pelaksanaan agenda KPID award 2022, Dirjen Otda Kemendagri itu, meminta jajaran KPID Sulbar agar dapat menyesuaikan tanggal, tidak adanya agenda yang telah terjadwal sebelumnya.
“Saya bisa pada tanggal 28 atau 29 ini. Kalau di tanggal 25 ini belum bisa, karena agenda yang sudah terjadwal, tutupnya.
Diketahui dalam agenda audiens itu, Pj. Gubernur didampingi, oleh Asisten II Pemprov Sulbar Khaeruddin Anas dan Kadis Kominfo Perss Sulbar, Mustari Mula.(Rls/Mp)






