Basarnas : 2022 Kecelakaan Nelayan Tertinggi di Majene

Kepala Basarnas Mamuju, M.Arif.(Dok : Mp)

Mamuju – editorial9 – Kasus kecelakaan nelayan saat melaut sepanjang tahun 2022, tertinggi di wilayah Kabupaten Majene, Provinsi Sulbar.

Hal itu disampaikan Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas II B Mamuju (Basarnas), M. Arif, usai menghadiri media gathering bersama awak media, di Mamuju, Kamis, 09/02/23.

Bacaan Lainnya

Menurutnya setelah Majene, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), berada di urutan kedua kasus tertinggi angka kecelakaan nelayan.

“Kalau Pasangkayu, biasanya adalah kasus orang yang diterkam Buaya,” ucap M.Arif.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa, jumlah total kasus kecelakaan yang ditangani sepanjang tahun 2022, tercatat sebanyak 31 kasus.

“16 diantaranya adalah kasus yang membahayakan nyawa manusia dan sisanya itu adalah kecelakaan kapal nelayan,” tambahnya.

Pihaknya juga meminta pada masyarakat khususnya nelayan, untuk senantiasa mengikuti himbauan BMKG, mengingat kondisi cuaca saat ini yang tidak menentu.

“Karena, prakiraan yang resmi di Indonesia kan adalah BMKG, terkait dengan musibah ketinggian air, ombak dan segala macam itu lewat BMKG,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, jika himbauan dari BMKG telah dikeluarkan, masyarakat khususnya nelayan diharapkan untuk tidak lagi melaut.

“Biasanya, kan tetap mereka (masyarakat) ini, tetap keluar,” tutupnya.(Mp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *