Bupati Mamuju Akui Berat Lepas Kepindahan Irjen Pol. Baharuddin Djafar

  • Whatsapp
Bupati Mamuju Habsi Wahid bersama Irjen Pol. Baharuddin Djafar saat peresmian Pondok Taqfids.

Mamuju – editorial9 – Bupati Kabupaten Mamuju, Habsi Wahid, menghadiri Launching Pondok Taqfids sekaligus syukuran atas promosi jabatan dan kenaikan pangkat mantan Kapolda Sulbar Irjen Pol Baharuddin Djafar, di lokasi Pondok Taqfids (Anjoro Pitu) Selasa, 18/02/20.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Habsi Wahid yang sesekali menghentikan pembicaraannya sembari menahan air matanya itu mengatakan sangat berat melepas kepindahan Irjen Pol. Baharuddin Djafar lantara dinilai menjadi salah satu sosok yang banyak menginspirasi kebaikan.

“Saya banyak merenungi, kepemimpinan yang dibutuhkan masyarakat adalah yang memiliki kesederhanaan, memasyarakat, taat beragama, dan itu telah ditunjukkan oleh beliau,” kata Habsi.

Selain itu, ia berharap promosi jabatan dan pemindahan Kapolda Sulbar ke Maluku, bukan menjadi penghalang untuk tetap membangun silaturahmi.

“Kami, akan selalu menantikan kehadiran bapak kembali dan pondok taqfids ini nanti akan menjadi tempat yang selalu terbuka untuk bapak,” tutupnya.

Sementara itu, ditempat yang sama, Irjen Pol.Baharuddin Djafar, mengungkapkan terimakasih pada Bupati Kabupaten Mamuju, atas apa yang dilakukan bersama selama ini

“Terimakasih pak, walaupun kita berjauhan tapi hati saya tetap disini,” ungkap Irjen Pol.Baharuddin Djafar.

Selain itu, ia juga menuturkan bahwa rencananya, jika telah memasuki masa pensiun yang tidak lama lagi, dirinya ingin menghabiskan masa – masa pensiunnya di Kabupaten Mamuju.

“Kalau Allah panjangkan umur saya, saya mau nanti pensiunnya disini,” tutupnya.

Untuk diketahui, pondok taqfids yang dibangun tepat di depan kediaman pribadi Irjen Pol Baharuddin Djafar di anjoro pitu itu, rencannya akan menjadi pondok untuk mendidik para penghafal Alquran, sehingga pendidikan keagamaan di Mamuju akan lebih mendalam.(*/FM)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.