POLMAN – editorial9.com – Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, menyalurkan bantuan tambahan modal usaha kepada 10 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali, Kamis, 25 Juni 2026. Bantuan itu diberikan untuk memperkuat usaha mikro yang dinilai membutuhkan dukungan permodalan agar dapat berkembang.
Dana bantuan tersebut berasal dari anggaran operasional Bupati yang tidak digunakan, kemudian dialihkan untuk program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Langkah itu disebut sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM.
Samsul Mahmud mengatakan, pelaku usaha mikro merupakan salah satu sektor yang memiliki peran penting dalam menjaga perputaran ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah berupaya memberikan dukungan agar usaha mereka dapat terus berkembang.
“Saya ada anggaran operasional, saya gunakan untuk membantu masyarakat agar ekonomi para UMKM yang kecil bergerak,” ujar Samsul Mahmud.
Menurut dia, sebagian besar pelaku usaha mikro menjalankan usaha dengan modal terbatas. Kondisi tersebut membuat mereka membutuhkan perhatian dan dukungan agar mampu meningkatkan kapasitas usahanya.
“Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kepada pelaku UMKM yang modalnya sangat kecil agar bisa bertumbuh dan berkembang,” katanya.
Samsul menilai keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur atau pertumbuhan ekonomi secara makro. Peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok usaha kecil, juga menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan.
Karena itu, pemerintah daerah berupaya menghadirkan program yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat. Salah satunya melalui bantuan tambahan modal usaha bagi pelaku UMKM.
“Kami hadir membantu agar mereka bisa memaksimalkan kegiatan usahanya, bisa bertumbuh, berkembang, dan menjadi pendapatan bagi keluarga,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar berharap, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima untuk memperkuat dan memperluas usahanya. Dengan berkembangnya usaha mikro, ketahanan ekonomi keluarga diharapkan semakin kuat serta mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.(*)






