CCTV Ungkap Jejak Lansia di Polman Sebelum Ditemukan Tewas

Polisi melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan lansia 87 tahun yang ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi Desa Baru, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Senin (5/10/2026). Polisi memeriksa lokasi untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan. Dok. Polres Polman

POLMAN, editorial9.com – Rekaman CCTV menjadi petunjuk dalam pencarian Saleh (87), lansia asal Desa Mapilli Barat, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), yang sebelumnya hilang setelah pergi menggembala sapi. Saleh akhirnya ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi sawah Desa Baru, Senin (5/10/2026).

Saleh yang sehari-hari berprofesi sebagai petani meninggalkan rumah sekitar pukul 07.00 WITA untuk menggembala sapi. Namun, hingga siang hari, korban tak kunjung kembali ke rumah.

Bacaan Lainnya

Keluarga kemudian melakukan pencarian. Sekitar pukul 15.50 WITA, keluarga menemukan celana milik korban di tangga saluran irigasi yang berjarak sekitar 400 meter dari rumah korban, tepatnya di belakang rumah warga bernama Kami.

Temuan tersebut membuat keluarga mencari petunjuk lain untuk mengetahui keberadaan Saleh. Mereka kemudian memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di rumah warga tersebut.

Setelah melihat rekaman CCTV, keluarga bersama warga melanjutkan pencarian dengan menyisir saluran irigasi yang mengarah ke Desa Baru dan Katumbangan.

Sekitar pukul 16.45 WITA, pencarian akhirnya menemukan titik terang. Saleh ditemukan di saluran irigasi sawah Desa Baru, tepatnya di belakang BRI Luyo.

Saat ditemukan, Saleh sudah dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Mapilli Barat.

Personel Polres Polman yang dipimpin Pamapta IPDA Abd. Salam, S.H., M.H., bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Polman tiba di rumah duka sekitar pukul 17.50 WITA.

Petugas melakukan identifikasi terhadap jenazah. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi awal korban terlihat berdasarkan rekaman CCTV.

Pamapta Polres Polman IPDA Abd. Salam mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

“Polisi melakukan identifikasi dan olah TKP untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia,” kata Abd. Salam.

Dalam penanganan kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa celana milik korban dan rekaman CCTV.

Pihak keluarga menyebut kondisi fisik Saleh sudah tidak kuat untuk berjalan sendiri karena faktor usia. Keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

Saleh rencananya dimakamkan pada Selasa (6/10/2026) di TPU Desa Mapilli Barat.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *