Mamuju – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus menguatkan upaya pengawasan dan edukasi keamanan pangan siap saji sebagai bentuk komitmen melindungi kesehatan masyarakat. Program ini berjalan di tingkat provinsi hingga kabupaten dengan melibatkan tenaga kesehatan, penjamah pangan, hingga petugas sanitasi lingkungan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari Quick Wins Sulbar Sehat yang diinisiasi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga. Program ini ditujukan untuk mewujudkan visi Sulbar Maju dan Sejahtera melalui pembangunan SDM yang unggul dan sehat.
Sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan di antaranya workshop keamanan pangan, penyuluhan bagi penjamah pangan, kursus keamanan pangan siap saji, serta pendampingan dan inspeksi kesehatan lingkungan di berbagai kabupaten.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan pentingnya pengawasan pangan sebagai bagian dari layanan kesehatan masyarakat.
“Keamanan pangan siap saji adalah tanggung jawab bersama. Kami ingin memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat, baik di sekolah, tempat kerja, maupun fasilitas umum, benar-benar aman dan sehat,” ujar dr. Nursyamsi, Senin (8/9/2025).
Dinkes Sulbar berharap, melalui edukasi dan pengawasan ini, para penjamah pangan lebih disiplin dalam menjaga higienitas serta menerapkan standar keamanan pangan. Dengan begitu, risiko penyakit akibat makanan dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat Sulbar meningkat. (Rls)






